Dishub DKI Akan Koordinasi Pengelola Gedung Bantu Fasilitasi Parkir Ojol

9 hours ago 3
Jakarta -

Dishub Pemprov DKI Jakarta akan berkoordinasi dengan pihak pengelola gedung untuk memfasilitasi parkiran khusus ojol seusai viral pengemudi ojol bernama Sulis Agung Wibowo motornya diangkut petugas di Jakarta Timur. Kadishub DKI Jakarta Budi Awaluddin menjelaskan Sulis menitipkan pesan agar Dishub dapat memfasilitasi ketersediaan parkir di gedung-gedung atau mal.

"Beliau menitipkan pesan agar ke depannya ada kerja sama antara komunitas ojek online (ojol), pihak pengelola gedung, dan Dinas Perhubungan untuk memfasilitasi ketersediaan tempat parkir di gedung-gedung atau mal," ujar Budi usai apel bersama dengan pengemudi ojol di Balai Kota, Jakarta, Minggu (21/6/2026).

Dishub Jakarta akan berkoordinasi dan mengadakan rapat untuk mengundang komunitas ojol. "Kami akan segera mengoordinasikan hal ini dan mengadakan rapat dengan mengundang teman-teman komunitas ojol serta operator agar aturan ini dapat diterapkan dengan baik," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Budi menegaskan ke depannya penindakan akan mengedepankan nilai humanis sesuai dengan arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

"Penertiban akan terus kami lanjutkan dengan mengedepankan arahan Bapak Gubernur, yaitu secara humanis. Kami akan melakukan pendekatan persuasif dan dialogis saat melakukan penertiban di lapangan," jelasnya.

Budi menjelaskan hambatan dalam memfasilitasi ketersediaan parkir ojol yaitu komunikasi. Dishub akan berkoordinasi dengan komunitas ojol dan pemilik gedung untuk menerapkan hal itu.

"Lalu yang apa sih yang menjadi kendala selama ini? Ya, ini komunikasi ini ya mungkin ini adalah juga seperti tadi kami sampaikan suatu pembelajaran ya, ada hikmah di balik itu. Dan ini yang akan kita koordinasikan karena kami melibatkan nanti komunitas dan juga operator dan juga para pemilik gedung," ungkapnya.

"Ya, dan juga kadang di beberapa stasiun masih belum ada tempat juga ya. Nah, ini yang akan kita coba diskusikan, mudah-mudahan ada titik temu dan bisa diwujudkan ya demi Jakarta yang lebih baik lagi nanti," tambahnya.

Budi menyampaikan akan memprioritaskan pertemuan dengan pengelola gedung. Pekan depan, Dishub akan mengundang operator dan pengelola gedung untuk mendiskusikan implementasi Permenhub terkait ruang parkir khusus ojol.

"Hal ini menjadi target prioritas kami. Secepatnya, mungkin minggu depan kami akan mengundang operator dan pengelola gedung untuk mendiskusikan implementasi Permenhub terkait ruang parkir khusus ojol," tutupnya.

Sebelumnya, dilihat dari video beredar seperti dilihat detikcom, Jumat (19/6), tampak petugas Dishub mengangkut beberapa kendaraan di lokasi, termasuk milik ojol itu. Dinarasikan ojol itu sedang mengambil pesanan makanan.

Ojol itu terlihat memohon-mohon meminta keringanan agar kendaraannya tidak diangkut karena digunakan sebagai sarana utama untuk bekerja. Pengemudi ojol itu bahkan sampai memanjat mobil Dishub.

Namun penertiban tetap dilakukan oleh petugas karena kendaraan tersebut dinilai parkir di lokasi yang melanggar aturan serta berpotensi mengganggu arus lalu lintas.

Sementara itu, Sudinhub Jakarta Timur menyampaikan permintaan maaf terkait penertiban kendaraan milik seorang pengemudi ojol yang sempat viral di media sosial (medsos). Jajaran Sudinhub Jakarta Timur mendatangi langsung rumah pengemudi tersebut.

Kepala Sudinhub Jakarta Timur Harlem Simanjuntak mengatakan pihaknya menemui pengemudi ojol bernama Sulis Agung Wibowo pada Sabtu (20/6). Pertemuan dilakukan untuk menjelaskan kronologi kejadian sekaligus meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat.

Lihat juga Video 'Viral Ojol Teriak Minta Tolong Saat Motor Diangkut Dishub':

(dvp/rfs)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |