Diam-Diam Ada yang 700 Kali Lebih Kaya dari Elon Musk, Bukan Raja!

6 hours ago 23

Gelson Kurniawan,  CNBC Indonesia

20 June 2026 10:45

Jakarta, CNBC Indonesia - Elon Musk tercatat memiliki total kekayaan bersih mencapai US$ 1,23 triliun per Kamis (18/6/2026) atau sekitar Rp 21.863 triliun.

Meskipun memiliki nilai aset yang sangat besar, porsi uang tunai atau kas yang dipegang secara langsung diestimasi berada di bawah 0,1% dari total kekayaannya berdasarkan dari pernyataan terakhirnya.

Angka persentase tersebut setara dengan US$ 1,23 miliar. Jumlah aset likuid ini terbilang kecil apabila disandingkan dengan cadangan kas yang saat ini dimiliki oleh berbagai institusi perbankan dan keuangan skala global.

Lembaga perbankan internasional mendominasi daftar entitas dengan cadangan kas terbesar di dunia. Bank asal Jepang, Mitsubishi UFJ Financial, menempati posisi puncak dengan total uang tunai di tangan mencapai US$ 797,23 miliar.

Jumlah ini mengindikasikan tingginya tingkat likuiditas yang dipertahankan oleh perusahaan dalam menghadapi dinamika ekonomi makro. Posisi selanjutnya diisi oleh Industrial and Commercial Bank of China (ICBC) dengan kas sebesar US$ 696,38 miliar dan bank asal Prancis, Crédit Agricole, dengan nilai US$ 683,22 miliar.

Berikut adalah tabel perincian 10 perusahaan dengan kepemilikan kas terbesar di dunia saat ini:

Dominasi perbankan kawasan Asia sangat terlihat dalam data tersebut, di mana empat institusi keuangan asal China dan tiga bank asal Jepang masuk ke dalam daftar 10 besar global.

Amerika Serikat hanya diwakili oleh satu entitas, yaitu JPMorgan Chase, yang mencatatkan kepemilikan kas sebesar US$ 567,23 miliar dan berada di peringkat kelima.

Kondisi kas yang berlimpah ini menjadi instrumen penting bagi entitas keuangan untuk menjaga stabilitas operasional serta mengelola risiko sistemik dalam jangka panjang.

-

Sanggahan: Artikel ini adalah produk jurnalistik berupa pandangan CNBC Indonesia Research. Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investasi terkait. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

CNBC INDONESIA RESEARCH

[email protected]

(gls/gls)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |