Chuck Norris Meninggal Dunia, Sang Legenda Laga Tinggalkan Jejak Abadi

3 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Dunia hiburan kehilangan salah satu ikon aksi paling berpengaruh sepanjang masa. Chuck Norris, aktor sekaligus juara bela diri yang dikenal luas lewat serial "Walker, Texas Ranger," meninggal dunia pada usia 86 tahun pada Jumat (20/3/2026).

Kabar duka ini dikonfirmasi keluarga setelah Norris sempat dirawat di rumah sakit di Hawaii pada Kamis. Dalam pernyataan yang dirilis Jumat, keluarga menyebut ia meninggal pada pagi hari.

"Meskipun kami ingin menjaga detail keadaannya tetap pribadi, harap diketahui bahwa ia dikelilingi oleh keluarganya dan pergi dengan tenang," tulis keluarga.

Keluarga juga mengenang sosok Norris bukan hanya sebagai figur publik, tetapi sebagai pilar keluarga.

"Bagi dunia, ia adalah seorang ahli bela diri, aktor, dan simbol kekuatan. Bagi kami, ia adalah suami yang setia, ayah dan kakek yang penuh kasih, saudara yang luar biasa, dan hati dari keluarga kami," lanjut pernyataan tersebut.

"Ia menjalani hidupnya dengan iman, tujuan, dan komitmen yang tak tergoyahkan kepada orang-orang yang ia cintai. Melalui karyanya, disiplin, dan kebaikannya, ia menginspirasi jutaan orang di seluruh dunia dan meninggalkan dampak yang abadi dalam begitu banyak kehidupan."

Sebagai bintang laga, Norris dikenal memiliki kredibilitas yang sulit ditandingi. Ia bukan hanya tampil bersama legenda seperti Bruce Lee dalam film "The Way of the Dragon" (1972), tetapi juga merupakan juara bela diri sejati.

Ia mengantongi berbagai sabuk hitam tingkat tinggi, termasuk sabuk hitam judo, sabuk hitam tingkat tiga Brazilian Jiu-Jitsu, sabuk hitam tingkat lima karate, sabuk hitam tingkat delapan taekwondo, sabuk hitam tingkat sembilan Tang Soo Do, serta sabuk hitam tingkat sepuluh Chun Kuk Do, aliran yang ia kembangkan sendiri.

Karier film Norris mencapai puncaknya pada akhir 1970-an hingga 1980-an, dengan membintangi sejumlah film populer seperti "Good Guys Wear Black" (1978), "The Octagon" (1980), "Lone Wolf McQuade" (1983), "Code of Silence" (1985), hingga "Firewalker" (1986). Ia juga dikenal lewat film "The Delta Force" dan serial "Missing in Action".

Pada 2012, ia kembali ke layar lebar setelah absen tujuh tahun dengan bergabung bersama deretan bintang laga dalam film "The Expendables 2" garapan Sylvester Stallone.

Berbeda dengan bintang aksi lain seperti Arnold Schwarzenegger, Bruce Willis, dan Jackie Chan yang kerap menggabungkan humor dalam perannya, Norris lebih dikenal dengan gaya seriusnya. Meski demikian, ia tetap menjadi pilihan utama bagi penonton yang mencari figur pahlawan khas Amerika.

Salah satu karya pentingnya adalah "Missing in Action" (1984), film pertama dari trilogi yang mengangkat misi penyelamatan tawanan perang Amerika pasca-Perang Vietnam. Film tersebut memiliki makna personal bagi Norris, karena adiknya, Wieland, tewas saat bertugas di Vietnam.

Ia pun mendedikasikan film tersebut untuk mengenang sang adik, meski film itu sempat dikritik karena dianggap terlalu terinspirasi dari seri "Rambo".

Ketika karier filmnya mulai meredup, Norris beralih ke televisi dan meraih kesuksesan besar lewat serial Walker, Texas Ranger yang tayang dari 1993 hingga 2001. Ia kembali memerankan karakter Cordell Walker dalam sejumlah film televisi, termasuk "Walker Texas Ranger 3: Deadly Reunion" (1994) dan "Walker, Texas Ranger: Trial by Fire" (2005). Pada tahun yang sama, ia juga membintangi film terakhirnya, "The Cutter".

Di luar layar, Norris tetap menjadi fenomena budaya populer. Namanya sering muncul dalam berbagai meme yang menggambarkan kemampuan luar biasa dan absurd, seperti "Chuck Norris membunuh 100% kuman" atau "batu mengalahkan gunting, gunting mengalahkan kertas, tetapi Chuck Norris mengalahkan ketiganya sekaligus."

Pada masa tuanya, ia juga tampil dalam iklan produk kebugaran dan semakin vokal menyuarakan pandangan politik konservatif. Ia bahkan menulis sejumlah buku bertema Kristen dan patriotisme.

Lahir dengan nama Carlos Ray Norris di Ryan, Oklahoma, ia merupakan anak dari seorang tentara Perang Dunia II. Pada 1958, ia bergabung dengan Angkatan Udara AS sebagai polisi militer. Saat bertugas di Pangkalan Udara Osan, Korea Selatan, ia mulai dikenal dengan julukan "Chuck" dan memulai latihan bela diri Tang Soo Do, yang kemudian membawanya mengembangkan aliran Chun Kuk Do.

Setelah keluar dari militer pada 1962, Norris bekerja di perusahaan dirgantara Northrop dan membuka jaringan sekolah karate. Murid-muridnya termasuk sejumlah selebritas seperti Steve McQueen, Chad McQueen, Bob Barker, Priscilla Presley, Donny Osmond, dan Marie Osmond.

Debut aktingnya dimulai lewat peran kecil tanpa kredit dalam film "The Wrecking Crew" (1969) yang dibintangi Dean Martin. Ia kemudian bertemu Bruce Lee dalam demonstrasi bela diri di Long Beach, yang membuka jalan bagi perannya sebagai musuh dalam film "The Way of the Dragon".

Kariernya terus berkembang setelah didorong oleh Steve McQueen untuk mengambil kelas akting di MGM pada 1974. Ia kemudian membintangi film pertamanya sebagai pemeran utama dalam "Breaker! Breaker!" (1977).

Dalam kehidupan pribadi, Norris menikah dua kali. Pernikahan pertamanya dengan Dianne Holechek berlangsung dari 1958 hingga berakhir pada 1988. Ia kemudian menikahi Gena O'Kelley pada 1998.

Norris meninggalkan istri keduanya, Gena, serta lima anak, Eric, Mike, Dakota, Danilee, dan Dina, serta sejumlah cucu.

Kepergiannya menandai berakhirnya era seorang ikon aksi yang tidak hanya dikenal karena kemampuan bertarungnya, tetapi juga karena dedikasi, disiplin, dan pengaruhnya yang melampaui dunia hiburan.

(luc/luc)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |