Sejumlah warga memanfaatkan hari libur kedua Lebaran Idulfitri dengan berwisata ke Ancol, Jakarta Utara. Selain dekat, kawasan wisata ini dipilih sebagai alternatif untuk menghindari kemacetan menuju kawasan Puncak, Bogor.
Akmal (35), warga Tangerang, mengaku sengaja datang ke Ancol bersama keluarga usai bersilaturahmi di hari pertama Lebaran. Ia membawa tujuh anggota keluarga, termasuk anak-anak, untuk menikmati suasana pantai.
"Hari pertama kita keliling ke saudara dulu. Nah, hari kedua baru kita liburan," kata Akmal saat ditemui di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Minggu (22/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akmal menyebut memilih Ancol karena jaraknya yang relatif dekat dari rumah serta biaya yang masih terjangkau. Ia bahkan membawa tenda sendiri sebagai persiapan agar bisa bersantai lebih nyaman bersama keluarga.
"Kalau ke sini paling habis sekitar Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu. Sudah sama makan, tiket masuk, sama bensin," ujarnya.
Selain itu, faktor kemacetan juga menjadi pertimbangan utama. Ia menilai jalur menuju Puncak saat libur Lebaran cenderung padat, sehingga memilih destinasi yang lebih mudah dijangkau.
"Kalau ke Puncak sepertinya sudah padat banget. Anak-anak juga lebih senang main di pantai," tambahnya.
Hal senada disampaikan Junardi (47), warga Cililitan, Jakarta Timur. Ia mengaku rutin menghabiskan waktu libur Lebaran di Ancol bersama keluarga besar.
"Nyari yang dekat saja. Tiap Lebaran biasanya ke sini atau ke tempat wisata lain di Jakarta," kata Junardi.
Junardi mengaku datang sejak pagi bersama keluarga dan tetangga. Mereka juga membawa bekal makanan, termasuk sisa hidangan Lebaran, seperti ayam goreng, sambal goreng kentang, hingga rendang.
"Ini masih sisa Lebaran kemarin, dibawa ke sini sekalian," ujarnya.
Menurutnya, suasana pantai menjadi daya tarik utama, terutama bagi anak-anak yang ingin bermain pasir dan berenang. Ia pun memilih datang lebih pagi untuk menghindari kepadatan.
Pantauan di lokasi, kawasan Ancol dipadati pengunjung yang memanfaatkan libur Lebaran. Sebagian besar datang bersama keluarga, membawa tikar hingga tenda untuk bersantai di tepi pantai.
(bel/fca)

















































