4 Fakta Bos Perusahaan Tewas Tertembak di Hotel Mewah Jaksel

1 hour ago 2
Jakarta -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi tindakan serupa. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, depresi, atau memiliki pemikiran untuk menyakiti diri sendiri, silakan segera hubungi profesional kesehatan mental, psikolog, psikiater, atau layanan hotline darurat kesehatan mental terdekat.

Seorang pria ditemukan tewas dengan luka tembak di bagian kepala di sebuah kamar hotel mewah di Jakarta Selatan (Jaksel). Pria berinisial WH (47) tersebut diduga meninggal akibat bunuh diri.

Berikut hal-hal yang diketahui.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Dugaan Bunuh Diri

WH (47), seorang bos perusahaan, ditemukan tewas dengan kondisi luka tembak di bagian kepala di sebuah kamar hotel di bilangan Jakarta Selatan. Dugaan awal, korban tewas bunuh diri.

"Dugaan meninggal dunia karena dugaannya ya mengakhiri hidupnya sendiri," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo saat dihubungi, Jumat (17/7/2026).

Joko mengatakan senjata api yang digunakan oleh WH untuk mengakhiri hidupnya merupakan miliknya sendiri. Senjata api tersebut dilengkapi izin resmi.

"Senjatanya pun juga lengkap ada suratnya kok," tutur Joko.

2. Diduga Ada Masalah dengan Istri

Pria berinisial WH (47) ditemukan tak bernyawa dengan luka tembak di kepala di hotel di Jakarta Selatan. WH diduga mengalami permasalahan dengan sang istri.

"Dugaannya kan sedang ada masalah sama istri. Jadi ada masalah pribadi dia. Dugaannya masalah pribadi dengan istri. Ada salah sama istri gitu," terang AKP Joko Adi.

3. Korban Ditemukan Sopirnya di Hotel

Joko menyebut korban datang ke hotel untuk menginap. Korban ditemani sopirnya menuju hotel.

Istri korban, kata Joko, sempat merasa curiga dengan pesan permintaan maaf yang dikirimkan suaminya itu. Sang istri pun meminta sopir mengecek WH ke dalam kamar.

"Istri kan curiga. Terus (sopir) dapat telepon dari keluarga suruh ngecek, terus dicek kan gitu," kata Joko.

Saat dicek, sopir menemukan jasad WH sudah tak bernyawa. Joko pun memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam peristiwa ini.

"Tidak ada (unsur kriminal), niat mengakhiri hidup sendiri," pungkasnya.

4. WH Sempat Kirim Permintaan Maaf untuk Anak-Istri

Korban pun sempat mengirim pesan kepada anak dan istrinya. Pesan itu merupakan permintaan maaf korban.

"Terkait urusan rumah tangga, hubungan suami istri. Sempat minta maaf. Kemudian kan WA," jelasnya.

Joko mengatakan, dari hasil pemeriksaan, sebenarnya WH dan istrinya sedang dalam upaya memperbaiki hubungan.

"Sebenarnya mereka tuh sedang akan memperbaiki gitu loh. Memang awalnya suaminya merasa salah sama istrinya, kemudian hari itu sebenarnya komunikasi baik sama istrinya, dan mereka bermaksud untuk memperbaiki," imbuhnya.

(kny/jbr)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |