Drama 'Pelakor' Picu Keributan Pasutri di KRL Bekasi

5 hours ago 2
Bekasidrama -

Ada saja drama di KRL Commuter Line yang menjadi transportasi andalan masyarakat Jabodetabek setiap harinya. Mulai dari desak-desakan antarpenumpang hingga senggol-senggolan menjadi 'makanan' sehari-hari para anker (singkatan gaul dari anak kereta).

Para anker juga tak jarang disuguhi dengan keributan di dalam KRL. Baru-baru ini, keributan yang dipicu drama 'pelakor' kembali menjadi sorotan penumpang KRL.

Kejadian tersebut kemudian direkam video amatir dan viral di media sosial. Disebutkan, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis malam, 16 Juli 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rekaman video viral memperlihatkan pasangan suami-istri terlibat percekcokan di dalam KRL. Pemicunya adalah permasalahan rumah tangga karena diduga suami bersama pelakor.

Keributan itu dilerai oleh petugas keamanan dan penumpang lain. Hingga akhirnya, pasangan tersebut diturunkan di stasiun terdekat.

Viral di Media Sosial

Dalam rekaman video yang tersebar di media sosial terlihat seorang wanita bergumul dengan wanita lain. Wanita yang diduga seorang istri kemudian memaki-maki dan mencoba menjambak seorang wanita yang disebutnya sebagai 'pelakor'.

"A***** lu pelakor. Calon jablay, pelakor. Gara-gara elu anak gue (suara tak terdengar jelas.red)," teriak wanita tersebut emosional.

Seorang pria yang diduga sebagai suami mencoba melerai.

"Eh udah, udah," teriak pria tersebut.

Seorang petugas keamanan terlihat melerai keributan tersebut. Beberapa penumpang juga terlihat mencoba melerai.

PosterIlustrasi media sosial. (Foto: Edi Wahyono)

Pemicu Keributan di KRL

KAI Commuter membenarkan adanya peristiwa yang terjadi di dalam perjalanan kereta Commuter Line Cikarang No.5179B relasi Cikarang-Kampungbandan, pada Kamis (16/7) sekitar pukul 20.25 WIB.

Public Relation Manager KAI Commuter, Leza Arlan, mengatakan petugas keamanan mengamankan keduanya di Stasiun Bekasi Timur. Saat dimintai keterangan oleh petugas, terungkap bahwa keributan tersebut dipicu persoalan rumah tangga.

"Usai dimintai keterangan oleh petugas di pos pengaman stasiun, bahwa kegaduhan dipicu oleh permasalahan keluarga (suami-istri)," jelas Leza, dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (17/7).

Pasutri Cekcok Diturunkan

Setelah diamankan oleh petugas keamanan, suami-istri tersebut kemudian diturunkan di Stasiun Bekasi Timur. Keduanya diperingatkan agar tidak membuat keributan lagi di dalam KRL.

"Atas kejadian ini, kedua pengguna diberikan peringatan untuk tidak melakukan kegaduhan lagi baik di dalam Commuter Line atau stasiun," imbuhnya.

Imbauan KAI Commuter

KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna untuk tidak membuat kegaduhan di area publik khususnya di dalam perjalanan Commuter Line.

"Mari bersama kita saling menghormati dan menjaga kenyamanan pengguna lainnya saat berada di dalam perjalanan Commuter Line," pungkas Leza.

Tonton juga video "Wanita di Luwu Disiram Air Cabai gegara Dituduh Pelakor"

(mea/isa)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |