Bukan Berenang, Hiu di Wilayah RI Ini 'Ketahuan' Lagi Jalan

3 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Temuan spesies baru ikan hiu di Raja Ampat membuat heboh para ilmuwan. Alih-alih berenang, hiu yang berhabitat di "surga terakhir di dunia" tersebut tertangkap kamera sedang "berjalan."

Spesies hiu karpet berbintik yang kemudian diberi nama Hemiscyllium freycineti itu pertama kali ditemukan pada 2020 oleh sekelompok ilmuwan di Raja Ampat. Peneliti berhasil merekamnya bergerak menggunakan sirip depan dan belakangnya seperti kaki menyusuri dasar laut.

Namun ternyata, Hemiscyllium freycineti bukan satu-satunya "hiu berjalan" di dunia. Ada sekitar 8 spesies hiu yang terekam berjalan dan ilmuwan percaya masih banyak lagi yang belum ditemukan.

Spesies yang ditemukan di Raja Ampat tadinya diperkirakan adalah H. ocellatum yang banyak ditemukan di Great Barrier Reef, Australia. Ilmuwan kini menempatkannya sebagai spesies yang berbeda lewat tes genetik.

"Ikan ini tadinya dikira adalah bagian dari spesies lain. Satu dekade lalu hanya ada 5 spesies, kini sudah ada 9 spesies [hiu berjalan]," kata Chritine Dudgeon dari University of Queensland kepada IFL Science, dikutip pada Senin (27/4/2026).

Semua ikan hiu berjalan memiliki panjang tubuh kurang dari 1 meter dengan bentuk tumbuh yang serupa. Perbedaan utama antara berbagai spesies adalah pola "tutul"-nya. 

Raja Ampat disebut sebagai salah satu wilayah dengan keberagaman hayati paling tinggi di Bumi. Gugusan ribuan pulau di bagian utara Papua tersebut adalah habitat ribuan ikan, karang, dan moluska.

[Gambas:Youtube]

(dem/dem)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |