Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menorehkan prestasi di kancah internasional dengan meraih dua penghargaan pada ajang Asian Banking & Finance Awards 2026 yang diselenggarakan di Singapura, pada Kamis (2/7/2026). BRI dinobatkan sebagai Domestic Liquidity Management Bank of the Year dan Domestic Retail Bank of the Year, yang mencerminkan keberhasilan Perseroan dalam memperkuat kapabilitas bisnis, mempercepat transformasi digital, serta menghadirkan solusi keuangan yang inovatif bagi nasabah di berbagai segmen.
Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan bahwa pengakuan internasional tersebut menjadi motivasi bagi Perseroan untuk terus menghadirkan layanan perbankan yang memberikan nilai tambah bagi seluruh segmen nasabah sekaligus memperkuat perannya sebagai mitra finansial terpercaya.
"Penghargaan ini merupakan pengakuan atas upaya BRI dalam membangun layanan perbankan yang semakin relevan dengan kebutuhan nasabah. Kami melihat bahwa pengelolaan aset saat ini tidak hanya berfokus pada penciptaan nilai, tetapi juga pada bagaimana nilai tersebut dapat dijaga dan diteruskan lintas generasi. Karena itu, kami terus memperkuat peran BRI sebagai mitra terpercaya bagi nasabah dalam setiap tahap perjalanan finansialnya," ujar Dhanny, Sabtu (15/8/2026).
Penghargaan Domestic Liquidity Management Bank of The Year diberikan atas kemampuan BRI menghadirkan solusi pengelolaan likuiditas yang terintegrasi bagi nasabah korporasi dan institusi. Melalui berbagai solusi treasury dan cash management, BRI membantu nasabah mengoptimalkan pengelolaan arus kas, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendukung pengambilan keputusan melalui layanan transaksi dan pengelolaan likuiditas terintegrasi.
Salah satu pendorong utama pencapaian tersebut adalah QLola by BRI, platform integrated corporate solution yang mengintegrasikan layanan cash management, trade finance, supply chain, foreign exchange, hingga investment services dalam satu ekosistem digital. Kehadiran platform ini memungkinkan nasabah korporasi mengelola transaksi dan likuiditas secara lebih efisien, aman, dan real-time melalui satu akses terpadu.
Tercatat, hingga Juni 2026, jumlah pengguna QLola by BRI mencapai lebih dari 384 ribu user atau tumbuh 49% secara tahunan (YoY). Sejalan dengan peningkatan adopsi tersebut, volume transaksi yang diproses melalui platform mencapai Rp6.857 triliun atau tumbuh 35% YoY. Pada periode yang sama, jumlah transaksi QLola by BRI mencapai 43,1 juta transaksi atau meningkat 28% YoY dibandingkan tahun sebelumnya. Kinerja tersebut juga berkontribusi terhadap penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) Perseroan sebesar Rp309 triliun serta Fee Based Income (FBI) senilai Rp53,8 miliar.
"Pemanfaatan QLola by BRI terus meluas di berbagai sektor industri, mulai dari agribisnis, pertambangan, FMCG, telekomunikasi, hingga sektor ekonomi digital seperti e-commerce dan fintech. Hal ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan dunia usaha terhadap solusi digital yang mampu mendukung pengelolaan keuangan dan operasional bisnis secara efisien, terintegrasi, dan real-time," kata Dhanny.
Selain unggul dalam layanan perbankan korporasi, BRI juga meraih penghargaan Domestic Retail Bank of the Year sebagai apresiasi atas konsistensi Perseroan dalam memperluas akses layanan keuangan, memperkuat kapabilitas digital, serta menghadirkan inovasi produk yang menjawab kebutuhan masyarakat.
Didukung jaringan layanan yang luas dan ekosistem digital yang terus berkembang, BRI mampu menghadirkan pengalaman perbankan yang mudah, aman, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
(rah/rah)
[Gambas:Video CNBC]


















































