CNBC Indonesia Energy Forum mempertemukan regulator, DPR, dan pelaku usaha untuk membahas ketahanan energi, EBT, investasi, & strategi menjaga pasokan nasional.
Energy Forum yang menjadi forum strategis untuk mempertemukan regulator, legislatif, dan pelaku usaha. Forum ini membahas peran sektor energi dalam memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global dan volatilitas harga energi. CNBC Indonesia Energy Forum menjadi ruang dialog untuk mengkaji dampak gejolak energi dunia terhadap pasokan energi Indonesia. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Melalui diskusi lintas pemangku kepentingan, forum ini mendorong penguatan produksi migas domestik, perbaikan iklim investasi, serta harmonisasi kebijakan guna menjaga ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian pasar energi global. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan kondisi sektor energi nasional dengan menyoroti kejayaan industri minyak nasional di era 1990-an. Menurut dia, pada periode 1996-1997, lifting minyak Indonesia mencapai sekitar 1,5 juta hingga 1,6 juta barel per hari (bph). Saat itu, industri migas menjadi tulang punggung perekonomian nasional dengan kontribusi mencapai sekitar 43% terhadap APBN. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya mengungkapkan Indonesia masih dalam posisi aman dalam ketahanan dan pasokan energi, meski di tengah tantangan global. Bahkan belum lama ini, JPMorgan juga menobatkan Indonesia menjadi negara dengan ketahanan terbaik kedua dari 52 negara. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Demi memastikan pasokan energi tetap aman, menurutnya sudah ada regulasi yang mendukung kelincahan pengadaan energi melalui Lemigas. Nantinya, Lemigas akan menjalankan mandat sebagai perpanjangan tangan negara, sehingga mempermudah menjalin kesepakatan dengan negara mitra. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Anggota Dewan Energi Nasional, Mohamad Fadhil Hasan buka-bukaan soal potensi pengembangan program energi baru terbarukan (EBT) yang terus dijalankan oleh pemerintah. Hal ini tersebut menjadi salah satu langkah penting yang wajib dilakukan pemerintah Indonesia untuk mencapai ketahanan energi, mengurangi energi karbon, hingga ketergantungan pada bahan bakar fosil yang semakin menipis. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Terlebih dengan adanya ketegangan politik yang terjadi di negara timur tengah. Hal itu dianggapnya sebagai pembelajaran bahwa Indonesia perlu mendorong percepatan EBT. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza mengungkapkan langkah-langkah mitigasi untuk mengamankan pasokan energi dan menjaga ketahanan dalam negeri. Pertamina menyiapkan lapisan pertahanan, mengejar ketersediaan, dan berupaya menaikkan produksi dari sisi hulu sehingga bisa mengurangi impor minyak mentah. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Oki juga menegaskan Pertamina juga terus berkonsultasi dengan DPR dan pemerintah terkait keterjangkauan (affordability). Dengan begitu langkah-langkah yang dilakukan terus berpihak pada masyarakat, dan aktivitas bisa terus berjalan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Dengan penggabungan 3 Subholding PT Pertamina Patra Niaga (PPN), PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan segmen bisnis PT Pertamina International Shipping (PIS), bergabung (merger) menjadi Sub Holding Downstream, maka tercipta efisiensi dan value creation yang lebih baik. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
source on Google

















































