Bos DJP Tambah 4.000 Pemeriksa Pajak Demi Amankan Setoran Negara

3 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) akan mengonversi sekitar 4.000 Account Representative (AR) menjadi pemeriksa pajak guna meningkatkan efektivitas penggalian potensi pajak sekaligus mempersempit celah atau tax gap. Artinya, DJP akan menambah jumlah pemeriksa pajak tahun ini.

Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto menjelaskan selama ini banyak data konkret dan data wajib pajak yang telah diperbarui, namun belum dieksekusi secara optimal. Salah satu penyebabnya adalah keterbatasan kewenangan AR di lapangan.

"Data-data yang sudah di-update wajib pajak Ini ternyata masih banyak yang belum bisa tereksekusi dengan baik Kenapa? Karena AR ini tidak bisa menetapkan SKP, Surat Ketetapan Pajak," ujar Bimo saat ditemui di Thamrin Nine Ballroom, Selasa (28/1/2026).

Untuk mengatasi hal tersebut, DJP akan mengangkat AR menjadi pemeriksa pajak secara bertahap melalui skema fungsionalisasi pemeriksa rumpun AR. Dengan status ini, AR memiliki kewenangan menerbitkan SKP, baik untuk pemeriksaan sederhana kantor maupun pemeriksaan sederhana lapangan.

Menurut Bimo, selama ini pemeriksaan sederhana tersebut justru banyak yang terabaikan. Padahal, terdapat potensi cukup besar jika ditangani secara langsung oleh petugas lapangan.

"Kalau nanti mereka kita naikkan difungsionalisasikan sebagai pemeriksa rumpun AR Mereka akan bisa menerbitkan SKP untuk pemeriksaan sederhana kantor Maupun pemeriksaan sederhana lapangan yang selama ini ter neglect," ujarnya.

Berdasarkan data DJP, terdapat selisih dari target penerimaan pajak sebesar Rp 2.357,7 triliun dengan basis kepatuhan sukarela sebesar Rp 1.795,3 triliun. Bimo menjelaskan terdapat celah Rp 562,4 triliun dalam penerimaan negara untuk mengejar target pada tahun 2026.

Maka dari itu, peran AR dinilai krusial untuk membangkitkan kapasitas perpajakan berbasis desentralisasi atau decentralized taxing capacity. Melalui pendekatan ini, penggalian potensi dan perhitungan tax gap akan dilakukan lebih spesifik di masing-masing daerah.

"Nah AR ini sebagai aktor utama untuk itu dan akan kita naikkan bertahap supaya kemampuannya juga bagus, skill knowledgenya juga lebih tambah sehingga mereka lebih confidence untuk menggali potensi bahkan juga bisa menerbitkan SKP," ujarnya.

(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |