Basarnas: Dampak Longsor Cisarua Lebih dari 30 Hektare

18 hours ago 5

Jakarta -

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI M Syafi'i mengungkapkan dampak tanah longsor di Dusun Pasir Kuning, Desa Pasir Langu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, mencapai lebih dari 30 hektare. Syafi'i mengatakan longsor tersebut dipicu curah hujan tinggi yang terjadi selama dua hari berturut.

Hal itu disampaikan Syafi'i dalam rapat kerja Komisi V DPR RI bersama semua mitra kerja di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1/2026). Syafi'i menjelaskan longsor terjadi di kawasan Gunung Burangrang, yang memiliki ketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut.

"Berawal dari curah hujan yang dengan intensitas cukup tinggi selama dua hari, Gunung Burangrang, yang ketinggiannya mencapai 2.000 meter di atas permukaan laut atau kalau dalam feet 6.000 feet, ini mengalami longsoran," kata Syafi'i.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Syafi'i menjelaskan, pada tahap awal pemantauan, pihaknya mendeteksi satu titik puncak yang menjadi pusat longsoran atau mahkota longsor. Dia mengatakan dari titik mahkota tersebut hingga area terdampak paling bawah, panjang longsoran mencapai sekitar 2.009 meter.

"Awalnya kami men-detect dengan kelebaran longsor di mana sungai tadinya ini ada sungai kecil dengan kelebaran 2 sampai 5 meter. Dampak longsoran itu kami hitung mencapai 140 meter. Namun, dalam perkembangannya, ternyata dampak dari longsoran ini mencapai lebih dari 30 hektare," ujarnya.

Dia menjelaskan, pada hari kedua operasi, asosiasi pilot drone membantu tim SAR melakukan pemotretan dari udara. Hal itu untuk mengetahui struktur longsoran secara lebih akurat.

"Ternyata mahkota longsor tidak di ketinggian itu sebenarnya awalnya. Jadi di puncak Gunung Burangrang itu ternyata ada mahkota yang pertama," ujarnya.

"Sebenarnya kecil, tidak besar longsoran ini. Ternyata dari longsoran ini menciptakan longsoran kedua dengan mahkota itulah. Jadi langsung menimpa dalam bukit yang besar ini dan berdampak seperti ini," imbuh dia.

(amw/whn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |