Jakarta, CNBC Indonesia — Investor asing aktif mengoleksi saham-saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (8/1/2026). Tercatat net foreign buy mencapai Rp 950,2 miliar di seluruh pasar.
Saham Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menjadi yang paling banyak diborong asing dengan net buy Rp411,4 miliar. Sebagian besar transaksi asing di saham AMMN terjadi di pasar negosiasi.
Di posisi kedua, saham perbankan pelat merah Bank Rakyat Indonesia (BBRI) juga menjadi favorit investor global. BBRI membukukan net foreign buy Rp197,3 miliar, seiring nilai beli Rp496,7 miliar dan jual Rp299,4 miliar.
Selanjutnya, saham PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan net buy asing sebesar Rp164 miliar, disusul PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) dengan Rp138,6 miliar, serta PT Petrosea Tbk (PTRO) sebesar Rp122,3 miliar.
Menariknya, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) juga masuk dalam daftar meski diiringi aktivitas jual yang besar. Emiten batu bara ini tetap mencatat net foreign buy Rp99,2 miliar.
Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net foreign buy terbesar pada perdagangan kemarin:
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) - Rp411,4 miliar
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) - Rp197,3 miliar
- PT Astra International Tbk (ASII) - Rp164,0 miliar
- PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) - Rp138,6 miliar
- PT Petrosea Tbk (PTRO) - Rp122,3 miliar
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) - Rp99,2 miliar
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) - Rp80,5 miliar
- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) - Rp75,4 miliar
- PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO) - Rp65,9 miliar
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) - Rp65,6 miliar
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah dan berakhir di zona merah.
Indeks tercatat turun 19,34 poin atau 0,22% ke level 8.925,47. Indeks pada sesi 1 sempat menguat dan menyentuh level 9.000. Akan tetapi memasuki sesi 2 indeks mulai koreksi dan sempat menyentuh level terendah di 8.918,41.
Sebanyak 380 saham turun, 328 saham naik, dan 250 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 28,78 triliun, melibatkan 51,58 miliar saham dalam 3,71 juta kali transaksi.
(mkh/mkh)
[Gambas:Video CNBC]


















































