Apa itu El Nino? Ini Prediksi Tahun 2026 dan Langkah Antisipasi Dampaknya

6 days ago 2

Jakarta - El Nino merupakan fenomena alam yang dapat menyebabkan kekeringan di suatu wilayah. BMKG memprediksi peluang berkembangnya fenomena El Nino di Indonesia terjadi pada semester kedua tahun ini.

Melansir laman resmi BMKG, El Nino adalah fenomena pemanasan Suhu Muka Laut (SML) di atas kondisi normal yang terjadi di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur. Pemanasan Suhu Muka Laut (SML) ini mengakibatkan bergesernya potensi pertumbuhan awan dari wilayah Indonesia ke wilayah Samudra Pasifik Tengah dan Timur.

Beberapa fakta seputar El Nino:

  • El Nino memiliki periode ulang 4-7 tahun
  • El Nino menyebabkan kekeringan di Indonesia
  • Dampak El Nino perlu diantisipasi

Prediksi El Nino di Indonesia Tahun 2026

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menjelaskan BMKG juga memprediksi peluang berkembangnya fenomena El Nino pada semester kedua tahun ini. Hingga akhir Maret 2026, kondisi El Niño-Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD) terpantau masih berada pada fase netral.

Namun, pemodelan iklim menunjukkan bahwa ENSO dapat berkembang menjadi fase El Niño pada semester kedua tahun 2026.

"Pada saat ini, prediksi BMKG untuk intensitas El Nino berada pada kategori lemah hingga moderat dengan peluang 50-80%, dan mencatat adanya kemungkinan kecil (kurang dari 20%) fenomena ini berkembang menjadi kategori kuat," katanya.

BMKG mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menginterpretasikan data prediksi saat ini karena adanya fenomena spring predictability barrier-penurunan drastis akurasi prediksi model cuaca dan iklim untuk ENSO saat belahan Bumi utara melewati periode musim semi (Maret, April, Mei). Akurasi prediksi El Nino yang dihasilkan pada periode Maret-April umumnya hanya andal untuk prakiraan tiga bulan ke depan, sehingga diperlukan expertise dalam pemahaman interaksi multi-faktor yang menyebabkan lahirnya kondisi El Nino maupun dampak telekoneksinya ke wilayah Indonesia.

Untuk itu BMKG perlu terus memantau pembaruan data secara berkala dan mengkaji perkembangannya.

Senada dengan hal tersebut, bahwa tingkat kepercayaan (confidence) terhadap intensitas El Nino akan semakin tinggi pada hasil prediksi bulan Mei 2026. Secara statistik, prediksi pada bulan Mei memiliki keandalan yang lebih baik untuk menjangkau kondisi iklim hingga enam bulan ke depan.

"Meskipun intensitas pastinya masih berkembang, BMKG menegaskan bahwa musim kemarau 2026 diprediksi akan lebih kering dan berlangsung lebih panjang dibandingkan rata-rata normalnya, sebagai kontribusi juga dari variabilitas iklim alamiah yang ada di wilayah Indonesia," jelasnya.

Antisipasi Dampak El Nino di Indonesia

El Nino diprediksi mulai terjadi di sejumlah wilayah pada pertengahan tahun 2026. Fenomena ini berpotensi menyebabkan kemarau lebih panjang dari biasanya.

Kondisi ini dapat memengaruhi ketersediaan air, terutama untuk kebutuhan irigasi pertanian. Maka dari itu, pemerintah menyiapkan langkah antisipasi sebagai berikut untuk menjaga produksi pangan tetap berjalan.

1. Pasokan air dijaga agar tetap stabil selama musim kemarau

Waduk menjadi kunci menjaga pasokan air irigasi, khususnya di Jawa Tengah sebagai lumbung pangan. Contohnya Waduk Gajah Mungkur dengan volume air ±340 juta m³ (kapasitas efektif ±260 juta m³) untuk mendukung irigasi.

Ini beberapa upaya menjaga kapasitas waduk:

  • 4 kapal keruk dioperasikan untuk mengurangi endapan sedimen.
  • 3 closure dike dibangun untuk menahan sedimen dari Sungai Keduang.
  • Penanaman pohon di wilayah hulu untuk memperbaiki dan menjaga kondisi daerah tangkapan air.
  • Operasi modifikasi cuaca (hujan buatan).

2. Stok pangan nasional dipastikan aman hingga 11 bulan ke depan

  • Stok beras:
    - Bulog: 4,5 juta ton
    - Swasta (horeka): 12,5 juta ton
    - Potensi panen (standing crop): 11 juta ton
  • Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) juga diperkuat:
    - Jagung: 168 ribu ton
    - Gula: 49 ribu ton
    - Minyak goreng: 121 ribu kiloliter
    - Daging sapi & kerbau: 11 ribu ton

Dengan pengelolaan air yang optimal dan stok pangan yang terjaga, pemerintah memastikan dampak El Nino terhadap pasokan pangan dapat diminimalkan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan nasional agar tetap stabil di tengah perubahan iklim.

Lihat juga Video Bakal Ada Godzilla El Nino di Indonesia

(kny/imk)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |