Jadi Masalah Bertahun-tahun di Depok, Banjir di Bulak Barat Akhirnya Surut

3 hours ago 1

Depok -

Banjir di Jalan Kampung Bulak Barat, Cipayung, Depok, yang berkepanjangan kini telah surut. Ketua RT setempat mengatakan surutnya banjir karena adanya normalisasi sungai di lokasi.

Ketua RT 04/RW 08 Bulak Barat, Effendi mengatakan saat ini banjir tersebut sudah surut. Namun, jembatan masih belum bisa dilintasi karena masih berlumpur usai pengerukan.

"Alhamdulilah udah surut. Masalah jembatan belum bisa (dilewati) tapi sedang ada pengerukan. Masih banyak lumpur. Mungkin seminggu ke depan bisa kayaknya (dilintasi). Sekarang kalinya udah mulai surut, " ujar Effendi saat dihubungi wartawan, Senin (10/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan banjir surut setelah adanya normalisasi sungai. Warga Bulak Barat merasa bersyukur atas hal tersebut agar jalan yang tertutup banjir berbulan-bulan itu bisa dilewati kembali.

"Iya surut semenjak normalisasi sungai. Saya bersyukur sekali adanya normalisasi kali agar dua kelurahan antara Cipayung dan Kelurahan Pasir Putih jalan tidak terputus. Supaya masyarakat bisa melewati seperti biasa," ucapnya.

Dari foto yang diterima detikcom, tampak banjir itu kini telah surut dan tak lagi menutupi akses jembatan. Namun kondisinya masih berlumpur, alat berat juga masih berada di lokasi guna pengerukan.

Bakal Dibangun Jembatan Baru

Banjir di Jalan Kampung Bulak Barat, Cipayung, Depok, yang tak surut selama berbulan-bulan ini sempat membuat wilayah tersebut bak 'kampung mati'. Wali Kota (Walkot) Depok Supian Suri mengatakan, untuk jangka pendek, di lokasi tersebut akan dibangun jembatan.

Supian awalnya meminta maaf terkait banjir yang dirasakan warga Kampung Bulak Barat. Dia mengatakan banjir yang telah bertahun-tahun tersebut diatasi dengan persoalan sampah terlebih dulu.

"Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada warga Kampung Benda yang beberapa kali sering ngerasain kebanjiran. Masalah ini sudah bertahun-tahun, jadi pertama saya harus menyelesaikan masalah sampah utamanya dulu," ujar Supian seperti dilihat di Instagram resminya, @bangsupians, Senin (11/5).

Dia mengatakan, pada awal 2028, sampah akan dikelola menjadi energi listrik. Dalam jangka pendek mengatasi banjir tersebut, Pemkot Depok akan mengeruk sungai dan merevitalisasi jembatan.

"Insyaallah di awal tahun 2028, mohon doanya proses ini berjalan cepat, sampah di Depok akan dikelola menjadi energi listrik. Jangka pendeknya dan waktu dekatnya apa yang mau kita lakuin? Saya barusan sudah minta Kadis PU untuk ngeruk ini kali kita. Tahun ini juga harus diberesin, jembatannya dinaikin," ucapnya.

"Ya, itu yang menjadi ikhtiar kita, upaya kita. Tapi sekali lagi saya berkomitmen untuk menjawab harapan-harapan warga khususnya Kampung Benda, termasuk juga Pasir Putih kemarin juga kita sudah tengok, termasuk juga wilayah RW 7 di atas ini ya, yang juga kerendam juga kalau airnya lagi ngeluap," tambahnya.

(dvp/dwr)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |