Aksi Konvoi Mobil Zig-zag di Tol Becakayu Berakhir Ditegur Polisi

2 hours ago 2

Jakarta -

Aksi konvoi mobil zig-zag dilakukan oleh sekelompok mobil di ruas jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), Jakarta Timur. Pelaku pun telah ditegur oleh polisi dan menyampaikan permohonan maaf.

Video amatir yang beredar luas di media sosial memperlihatkan lima mobil melaju bersama dalam satu rombongan di ruas Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), Jakarta Timur, pada Rabu (4/3) malam.

Kendaraan-kendaraan tersebut tampak berpindah-pindah lajur secara zig-zag dari satu jalur ke jalur lainnya. Bahkan, dalam rekaman tersebut, mobil-mobil itu terlihat berpindah dari lajur satu hingga lajur tiga secara bergantian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi berbahaya tersebut membuat jalur tol seolah tertutup oleh rombongan kendaraan itu. Meski kondisi lalu lintas di jalan tol tampak relatif sepi, aksi zig-zag tersebut tetap dinilai berbahaya.

Perilaku berkendara seperti itu berpotensi menyebabkan kecelakaan, terutama jika ada kendaraan lain yang melintas dengan kecepatan tinggi. Aksi tersebut juga menuai kecaman dari masyarakat yang merasa resah dengan perilaku pengendara yang tidak tertib di jalan tol.

Polisi Menegur

Pihak kepolisian telah menemui pengemudi mobil yang viral zig-zag di ruas Jalan Tol Becakayu. Polisi hanya memberikan teguran lisan kepada para pengendara.

"Untuk pengemudi yang melakukan zig-zag di ruas Tol Becakayu, Jakarta Timur, sudah kami temui. Mereka hanya diberi teguran lisan dan imbauan edukatif agar tidak mengulangi perbuatannya," kata Kasat Lantas Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Reiki Indra Brata Manggala, dilansir Antara, Sabtu (7/3/2026).

Pihak kepolisian telah mengidentifikasi para pengemudi tersebut. Reiki menyebut para pengemudi itu telah ditegur.

"Untuk pengemudi yang melakukan zig-zag di ruas Tol Becakayu, Jakarta Timur, kami lakukan teguran lisan. Yang bersangkutan juga sudah membuat pernyataan permintaan maaf karena mengemudikan kendaraan secara ugal-ugalan," ujar Reiki.

Reiki mengatakan para pengemudi tersebut tidak ditilang. Ia mengatakan polisi memberikan tindakan berupa peneguran secara lisan.

"Jadi hanya diberi imbauan serta permohonan maaf dan tidak ditilang. Kami berikan teguran lisan sambil melakukan imbauan yang bersifat edukatif," ujarnya.

Polisi mengungkap motif para pengemudi mobil zig-zag tersebut. Polisi menyebut mereka melakukan aksi itu untuk membuat konten.

"Motifnya mereka membuat konten sekaligus untuk menjual mobil karena sebagian dari mereka bekerja di bidang jual-beli mobil," kata Reiki.

(aik/aik)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |