Aipda Santho Disiplin Kelola Anggaran hingga Raih 'Bendahara Satker Terbaik'

2 hours ago 1

Jakarta -

Aipda Santho Simanjuntak disiplin dalam mengelola anggaran Polres Kapuas, Kalimantan Tengah, hingga meraih capaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) sempurna selama tiga tahun berturut-turut. Di mata sahabatnya, Ps Kasi Keuangan Polres Kapuas, Polda Kalimantan Tengah itu juga dikenal sebagai orang yang jujur dan bertanggung jawab.

Aipda Santho diusulkan oleh salah seorang sahabatnya, Mutiq Kartika, dalam program Hoegeng Awards 2026. Berikut testimoninya:

Saya mengajukan sosok beliau menjadi polisi berintegritas karena kesetiaan, kejujuran, serta loyalitas yang tinggi dalam melaksanakan dan menyelesaikan tanggung jawabnya sebagai anggota polisi di Polres Kapuas yang beberapa kali mendapatkan penghargaan mengenai pencapain IKPA terbaik berturut-turut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat dihubungi, Mutiq menceritakan bahwa Aipda Santho merupakan sosok yang baik dan tidak pernah macam-macam. Mutiq telah kenal Aipda Santho sejak duduk di bangku SMA di Palangkaraya.

"Orangnya baik. Sampai sekarang pun masih berhubungan baik gitu sama semua orang, sama teman-teman juga gitu. Enggak pernah yang macam-macam gitu," kata Mutiq kepada detikcom, Jumat (20/2/2026).

Mutiq juga menceritakan saat ada temannya yang mengalami kecelakaan. Saat itu, kata Mutiq, Santho langsung datang untuk membantunya.

"Jadi saya telepon beliau supaya menolong teman saya itu. Dan dengan... dengan langsung aja gitu, beliau langsung datang, langsung menolongnya teman kami gitu," ujar Mutiq.

detikcom juga menghubungi Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Palangkaraya untuk mengkonfirmasi IKPA sempurna yang diraih Polres Kapuas. Dari hasil pengecekan, satker Polres Kapuas dinilai sudah sangat baik dengan perolehan IKPA tahun 2025 yang sangat sempurna yakni 100.

Cerita Aipda Santho

Saat dihubungi dalam program Hoegeng Corner 2025 pada September lalu, Aipda Santho menceritakan pengalamannya dalam mengelola anggaran di Polres Kapuas. Atas kinerjanya itu, Polres Kapuas meraih capaian IKPA sempurna dan mendapatkan apresiasi dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dikutip dari situs Kementerian Keuangan, IKPA adalah indikator yang ditetapkan Kemenkeu untuk mengukur kualitas kinerja pelaksanaan anggaran Kementerian Negara/Lembaga dari sisi kualitas implementasi perencanaan anggaran, kualitas pelaksanaan anggaran, dan kualitas hasil pelaksanaan anggaran.

Ada delapan indikator yang ditetapkan Kemenkeu dalam penilaian IKPA, sebagai berikut:

Aspek Kualitas Perencanaan Anggaran

1. Revisi Dipa
2. Deviasi Halaman III Dipa

Aspek Kualitas Pelaksanaan Anggaran

3. Penyerapan Anggaran
4. Belanja Kontraktual
5. Penyelesaian Tagihan
6. Pengelolaan Up dan Tip
7. Dispensasi SPM

Aspek Hasil Pelaksanaan Anggaran

8. Capaian Output

Dalam proses pengelolaan anggaran untuk memenuhi indikator di atas itu, Aipda Santho terus berkoordinasi dengan KPPN setempat. Santho memastikan output yang dihasilkan sesuai dengan yang direncanakan di awal.

"Capaian outputnya itu harus sesuai dengan apa yang kita rencanakan. Jadi ada indikator-indikator penilaiannya, seperti capaian output, penyerapan anggaran, jadi target-target yang sudah direncanakan itu terpenuhi semua maka kami nilainya sempurna. Menyesuaikan dengan apa yang kita rencanakan sendiri, per bulan penyerapannya berapa," kata Aipda Santho.

Total anggaran yang digunakan oleh Polres Kapuas pada 2024 mencapai Rp 56 miliar. Penyerapannya mencapai hampir 100 persen untuk belanja pegawai dan belanja barang.

Santho mengatakan penilaian terhadap pengelolaan anggaran ini awalnya dilakukan per tiga bulan sekali, kemudian lanjut per semester hingga per tahun. Menurut Santho, Polres Kapuas berhasil menjaga nilai sempurna indikator penilaian IKPA itu dalam seluruh periode tersebut.

"Karena kami sering berkoordinasi, usaha untuk bertahan di nilai 100 sampai akhir tahun tahun anggaran 2024. Jadi kami mendapatkan penghargaan tersebut, tetap bertahan supaya nilai 100 dengan memenuhi indikator penilaian yang dibuat Kementerian Keuangan," ujar dia.

Dalam prosesnya, Santho menekankan kepada semua satuan fungsi di Polres Kapuas untuk memenuhi target rencana penarikan keuangan. Selain itu, dia juga memastikan uang digunakan dengan tepat dengan mengirimkannya langsung ke unit penerima anggaran.

"Untuk penyerapan anggarannya dan distribusi anggarannya langsung kami kirimkan ke rekening penerima. Jadi misalkan, mereka menyerap anggaran patroli, itu kami langsung kirim ke rekening penerima. Yang melaksanakan kegiatan," tutur dia.

Dia juga mengantisipasi adanya mark-up dalam perencanaan dan pelaksanaan anggaran. Santho menekankan kepada semua satuan fungsi untuk harus melampirkan bukti pertanggungjawaban anggaran yang sesuai.

"Misal dia beli belanja, uang untuk belanja apa ini, belanjanya harus di mana, nota tersebut harus dipertanggungjawabkan ke kami untuk antisipasi mark-up," ujar Santho.

Santo bakal terus mengejar bukti pertanggungjawaban realisasi anggaran jika pelaksana satuan fungsi belum melampirkannya. Jika tidak sesuai dengan apa yang direncanakan, hal itu akan menjadi evaluasi di unit masing-masing.

"Harus konsisten yang mereka minta, itu yang dipertanggungjawabkan. Apabila itu tidak dilaksanakan nanti ada Kasatfung (kepala satuan fungsi) melakukan Anev (analisis dan evaluasi), personel tersebut tidak melaksanakan tugas dengan baik," imbuh Santho.

Atas kinerjanya tersebut, Santho mendapatkan penghargaan dari Kapolri, Kapolda dan Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalteng atas pencapaian nilai sempurna IKPA. Santho menjelaskan capaian IKPA ini bukan yang pertama. Sebelumnya, dia juga berhasil meraih capaian yang sama pada 2023 di Polres Kapuas dan pada 2022 di Polres Pulang Pisang.

"Yang penting kerja saja sesuai aturan dan jangan nyeleneh-nyeleneh," kata Santho usai menjelaskan mengenai capaian tersebut.

Dia menegaskan selalu disiplin untuk mengikuti peraturan yang berlaku. Semua prosedur dilalui dengan baik.

"Kami disiplin sesuai aturan. Jadi kami juga konsisten, kami kan diaudit internal eksternal, internal Irwasda dan Irwasum Mabes Polri. Kalau eksternalnya dari BPK RI, untuk audit-audit tim eksternal internal itu berjalan dengan baik," kata dia.

Prinsip Aipda Santho

Aipda Santho menyebut pencapaian itu diperolehnya karena kerja sama tim. Dia menyebut proses yang dilakukan di bidang keuangan dilakukan dengan perencanaan matang, eksekusi yang baik hingga laporan pertanggungjawaban keuangan yang transparan.

"Jadi setelah saya mendapatkan penghargaan tersebut saya dipindahkan, dimutasikan ke Polres Kapuas, saya menerapkan apa yang ada di Polres Pulang Pisau ke Polres Kapuas, puji tuhan Polres Kapuas juga mendapatkan IKPA sempurna. Sebenarnya bukan keberhasilan saya sendiri, tapi keberhasilan seluruh personel atas dukungannya karena moto di Polres Kapuas itu 'Sukses Melalui Kebersamaan'," sebut dia.

Aipda Santho bertekad akan selalu menerapkan disiplin dalam anggaran di mana pun dia akan ditugaskan. Santho mengaku telah berkecimpung di bidang keuangan sejak 19 tahun yang lalu.

"Apabila saya dipindahin lagi, dimutasikan, saya tetap konsisten dan komitmen menerapkan anggaran. Saya sudah berkecimpung dalam bidang keuangan ini sudah 19 tahun," tutur dia.

Dalam pengelolaan keuangan ini, Santho melakukannya secara hati-hati. Dia lebih memilih langsung mengirim ke rekening jajaran usai Polres menerima anggaran.

"Apabila kita membayarkan cash, kita ada human error namanya, misal ada hilang dalam segepok itu 200 ratus, kita nggak tahu kececer di mana, itu kan kita nombok pakai uang pribadi, jadi saya mengatasi hal tersebut saya langsung dari rekening Polres langsung ke penerima, jadi saya cuma lewat saja. Jadi anggaran cash tidak ada di tempat saya langsung. Bukti pembayaran saya itu sudah bukti transfer tadi," tutur dia.

Kunci utama yang dilakukan Santho adalah mendekatkan diri kepada Tuhan sehingga takut melakukan penyimpangan. Dia menyebut, keimanan bisa menuntun untuk melaksanakan anggaran dengan tertib, lancar dan transparan.

"Kita harus dekat sama Tuhan, agar kita jalannya dilapangkan dalam urusan apapun. Akar keimanan, saya berdoa kepada Tuhan Yesus Kristus supaya saya disabarkan melaksanakan anggaran ini supaya lancar, aman, tertib, terpercaya dan secara transparan," pungkasnya.

Tonton juga video "Aipda Santho Tutup Celah Penyimpangan Anggaran, Raih 'Bendahara Satker Terbaik'"

(knv/fas)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |