Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar Asia-Pasifik dibuka lebih tinggi pada hari Rabu, dengan komentar dari Presiden AS Donald Trump yang mengarah pada potensi pembicaraan dengan Iran meningkatkan sentimen positif pasar, meskipun Teheran telah membantah adanya negosiasi langsung dengan Washington.
Berbicara di Ruang Oval pada hari Selasa, Trump mengatakan AS dan Iran "sedang dalam negosiasi saat ini" dan mengisyaratkan Teheran ingin mencapai kesepakatan perdamaian, menambahkan bahwa ia telah menarik kembali ancaman untuk menargetkan infrastruktur energi Iran "berdasarkan fakta bahwa kita sedang bernegosiasi."
Indeks S&P/ASX 200 Australia naik lebih dari 1,4% pada perdagangan awal.
Indeks Nikkei 225 Jepang naik 2,5%, sementara Topix bertambah 2,4%. Indeks Kospi Korea Selatan melonjak 2,5%, sementara indeks Kosdaq untuk perusahaan kecil naik 1,6%.
Indeks berjangka Hang Seng Hong Kong berada di level 24.972, lebih tinggi dibandingkan dengan penutupan terakhir indeks di 25.063,71.
Harga minyak turun pada jam perdagangan awal Asia. Kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate turun 3,92% menjadi $88,73 per barel.
Kontrak berjangka saham AS naik pada Selasa malam di Amerika Serikat, dengan kontrak berjangka S&P 500 dan Nasdaq 100 masing-masing naik 0,7% dan 0,8%. Kontrak berjangka yang terkait dengan Dow Jones Industrial Average naik 318 poin, atau 0,7%.
Kontrak berjangka lebih tinggi setelah S&P 500 mengalami penurunan, mengembalikan sebagian dari kenaikan tajam yang terlihat pada sesi sebelumnya, karena harga minyak mentah kembali naik sementara perang Iran berlanjut hingga minggu keempatnya.
Indeks pasar secara luas kehilangan 0,37% dan berakhir di 6.556,37, sementara Dow Jones Industrial Average turun 84,41 poin, atau 0,18%, dan menetap di 46.124,06. Indeks Nasdaq Composite turun 0,84% dan ditutup pada 21.761,89.
(fsd/fsd)
Addsource on Google


















































