Jakarta, CNBC Indonesia - Mengonsumsi buah kaya serat dapat menjaga sistem pencernaan tubuh. Tak hanya itu, buah kaya serat dapat memenuhi kebutuhan serat harian juga menyimpan banyak manfaat bagi kesehatan, mulai dari mencegah obesitas hingga menurunkan risiko penyakit jantung.
Selain buah Apel, ada beberapa buah yang mengandung banyak serat. Tidak perlu mahal, Anda bisa memenuhi kebutuhan serat dengan mengonsumsi buah-buahan lokal, berikut paparannya dilansir Very Well Health.
1. Markisa
Selain serat, buah markisa mengandung vitamin A dan C, yang mendukung kesehatan mata, kulit, dan kekebalan tubuh. Satu porsi buah tropis yang asam ini mendekati jumlah serat harian yang direkomendasikan untuk sebagian besar orang dewasa sehat, yang berkisar antara 25 g hingga 30 g per hari.
Buah markisa dapat dimakan segar, ditambahkan ke minuman dan smoothie.
2. Jambu Biji
Jambu biji, buah tropis lainnya, mengandung serat dua kali lipat dari apel dan lebih banyak vitamin C daripada jeruk.
Jambu biji dapat dimakan utuh dengan kulitnya, diiris, atau diambil isinya seperti alpukat. Jambu biji juga dapat ditambahkan ke salad buah, smoothie, atau selai.
3. Rasberi
Rasberi mengandung serat tertinggi di antara buah beri. Jumlah buah beri ini mencakup sekitar sepertiga dari asupan serat harian yang direkomendasikan.
Rasberi kaya akan antioksidan dan vitamin serta mineral lainnya. Rasberi dapat dimakan segar atau ditambahkan ke dalam resep.
4. Blackberry
Blackberry dianggap sebagai makanan super karena kandungan antioksidan, vitamin, mineral, dan seratnya yang tinggi.
Blackberry dapat dimakan segar sebagai camilan atau topping, tetapi karena cenderung cepat busuk, pertimbangkanlah untuk membekukannya, yang juga membuatnya mudah ditambahkan ke dalam smoothie.
5. Blueberry Liar
Blueberry liar (blueberry semak rendah) mengandung lebih banyak antioksidan dan serat daripada varietas budidaya (biasanya ditemukan di toko bahan makanan). Blueberry juga kaya akan vitamin C dan K serta antioksidan seperti flavonoid.
6. Pir
Pir mengandung lebih banyak serat daripada apel dan kaya akan antioksidan seperti vitamin C.
Para ahli menyarankan untuk menghindari pir kalengan jika memungkinkan. Pir kalengan sering dikemas dalam jus atau sirup yang mengandung tambahan gula dan karbohidrat.
7. Kiwi
Selain serat, kiwi mengandung mineral dan antioksidan lain seperti vitamin C. Jumlah ini sedikit lebih banyak daripada rata-rata apel, dan dua buah kiwi kecil mengandung dua kali lipat jumlah serat dibandingkan jeruk.
Meskipun kiwi biasanya dimakan dengan mengambil dagingnya, para ahli mencatat bahwa mengonsumsi kulitnya dapat meningkatkan asupan serat hingga 50%.
8. Jeruk Bali
Satu jeruk bali mengandung serat, mineral penting, dan vitamin A dan C. Terlebih lagi, jeruk bali hampir tidak mengandung lemak, dan merupakan buah dengan kandungan air yang tinggi, dengan lebih dari 91% air untuk membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi.
Jeruk bali berinteraksi dengan berbagai obat, seperti statin, obat tekanan darah, antihistamin, antikoagulan, dan banyak lagi. Konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan jika Anda mengonsumsi obat resep sebelum menambahkan buah ini ke daftar belanjaan Anda.
9. Alpukat
Meskipun tidak umum dianggap sebagai buah, alpukat adalah makanan kaya serat lainnya. Pilihan ini juga rendah karbohidrat dan kaya akan vitamin E dan lemak sehat untuk jantung.
Menggabungkan alpukat dengan sayuran hijau berdaun dalam salad atau salsa berbahan dasar tomat dalam taco dapat membantu meningkatkan penyerapan serat dan nutrisi lainnya.
(hsy/hsy)
[Gambas:Video CNBC]
















































