6 Alat Elektronik yang Harus Dicabut dari Stopkontak Walau Mati

2 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketika meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, ada satu langkah keselamatan yang sering dilupakan. Perangkat dan peralatan elektronik sebaiknya dicabut dari stopkontak untuk menghindari risiko kebakaran.

Banyak orang yang beranggapan bahwa perangkat elektronik cukup dimatikan sebagai antisipasi keselamatan. Namun, para ahli mengingatkan bahwa perangkat yang terus menyambung ke jaringan listrik menyimpan risiko tersembunyi.

Di Indonesia, kasus kebakaran rumah yang disebabkan oleh masalah kelistrikan masih sangat tinggi. Menurut data pihak berwenang, lebih dari 30 persen kebakaran dipicu oleh korsleting listrik atau penggunaan alat elektronik yang tidak sesuai prosedur.

Mencabut steker dari stopkontak saat pergi bukan hanya soal hemat biaya listrik, tapi langkah utama melindungi rumah dan harta benda dari bahaya.

Jerry Poon, ahli pemasangan listrik dari Redo Dog Engineering menjelaskan bahwa beberapa perangkat berisiko lebih tinggi menyebabkan kebakaran dibanding perangkat lainnya.

"Sederhana saja, jika perangkat itu mengeluarkan panas, menyedot banyak energi, atau kabelnya sudah tua, cabut. Ini adalah kebiasaan keselamatan paling mudah," kata Poon kepada CNET, Rabu (10/6/2026).

Dia menjelaskan perangkat dengan daya rendah seperti pengecas HP dan laptop biasanya tidak berisiko jika dibiarkan tersambung ke stopkontak terus-terusan. Namun, beberapa perangkat harus menjadi perhatian khusus.

"Permasalahan yang saya sering temukan adalah banyak yang menyolok perangkat berdaya tinggi ke kabel sambungan murah atau tua, dengan colokan yang sudah kendor, kemudian meninggalkannya di rumah," kata Poon.

Berikut adalah 7 perangkat elektronik yang sebaiknya langsung dicabut dari stop kontak jika tak digunakan:

1. Air fryer

Perangkat air fryer kin makin populer sebagai alternatif oven microwave, bahkan untuk menggantikan kompor. Namun, cara kerjanya sebagai penghasil panas tinggi menyimpan bahaya yang harus diantisipasi. Oleh karena itu, air fryer sebaiknya tidak dicolok ke stopkontak ekstensi. Air fryer juga harus dicabut dari stopkontak jika tidak digunakan. 

"Dimatikan tidak selalu berarti aman. Beberapa perangkat masih mengalirkan daya meskipun mati, terutama perangkat yang punya mode standby, layar digital, atau remote control. Hal yang harus diperhatikan dari perangkat penghasil panas adalah, meskipun mati, cacat di dalam perangkat atau di kabel bisa menyebabkan masalah jika dibiarkan tersambung ke stopkontak," kata Poon.

2. AC Portabel

Perangkat AC portabel dikategorikan sebagai penyedot daya listrik tinggi. Meskipun tidak menghasilkan panas, perangkat ini harus dicabut dari stopkontak jika rumah ditinggalkan.

catokancatokan Foto: ist

3. Perangkat elektronik untuk rambut

Meskipun hair dryer dan catokan punya tombol untuk mematikan, perangkat elektronik ini sebaiknya tidak dibiarkan tersambung ke stopkontak. Jika tombol mati-hidup ada perangkat ini rusak, perangkat ini berbahaya bagi keselamatan..

4. Mesin kopi tua

Mesin kopi tua tanpa fitur mati otomatis harus selalu dicabut dari stopkontak setelah digunakan. Alasannya, mesin kopi ini bisa terus menerus memanas jika lupa dimatikan atau dicabut dari stopkontak.

Charger hp. (Dok. Pixabay)Charger hp. (Dok. Pixabay) Foto: Charger hp. (Dok. Pixabay)

5. Lampu dan perangkat dengan colokan tua

Colokan dan kabel yang sudah berumur selalu menyimpan risiko kebakaran jika terpicu panas. Risiko yang sama ada pada stopkontak yang sudah tua. Segera perbaiki stopkontak dan kabel yang sudah kelihatan cacat.

6. Mesin pemanggang roti 

Mesin pemanggang roti atau toaster punya risiko pemicu kebakaran yang rendah. Namun meskipun panas yang dihasilkan tidak tinggi, selalu ada potensi korslet. Selain itu, toaster sebaiknya selalu dibersihkan karena remah yang tertinggal berpotensi menjadi "bahan bakar" api.

Poon mengatakan perangkat lainnya seperti monitor, alarm, atau charger punya risiko jauh lebih rendah. "Perangkat-perangkat ini tidak menyedot arus terlalu besar dan tidak punya risiko kebakaran selama colokan dan kabelnya masih bagus."

(dem/dem)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |