4 Menu Sahur Ini Bikin Cepat Haus dan Lapar Saat Puasa, Hindari!

3 hours ago 1
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah melalui Kementerian Agama RI menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada hari Kamis (19/2/2026). Selain Indonesia, sejumlah negara lain yang juga memulai puasa pada Kamis adalah Singapura, Malaysia, Turki, Oman, Australia.

Salah satu sunnah Ramadan yang sangat dianjurkan kepada umat Islam adalah bangun sahur untuk makan. Kendati begitu, jangan asal makan saat sahur sebab ada beberapa jenis makanan yang justru bisa membuat Anda cepat lapar dan haus saat beribadah puasa. Berikut penjelasaannya.

1. Teh Manis

Teh manis kerap dijadikan sebagai menu sahur oleh banyak orang Indonesia. Padahal, terlalu banyak mengonsumsi makanan manis tidak dianjurkan saat sahur karena dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat sehingga membuat insulin dilepas, glukosa turun di bawah batas normal, dan menyebabkan rasa haus, lelah, dan ngantuk.

Selain itu, teh memiliki sifat diuretik, yaitu dapat memicu tubuh untuk mengeluarkan lebih banyak air seni. Terlalu banyak kencing bisa membuat tubuh Anda dehidrasi yang menyebabkan rasa haus.

2. Ikan Asin

Makanan yang terlalu asin juga jadi salah satu makanan yang harus dihindari secara berlebihan selama bulan Ramadan. Sebab, ketidakseimbangan kadar natrium dalam tubuh akibat makanan asin membuat penyerapan cairan terganggu. Akibatnya, seseorang dapat merasa lebih cepat haus selama berpuasa.

Maka dari itu, hindari mengonsumsi makanan asin, seperti keripik, telur asin, hingga ikan asin agar terhindar dari dehidrasi dan dapat menjalankan puasa dengan lebih sehat.

3. Makanan Pedas

Sebagian besar masyarakat Indonesia menyukai makanan pedas. Maka dari itu, tidak heran bila makanan pedas sering kali menjadi pilihan saat sahur.

Namun, kebiasaan mengonsumsi makanan pedas saat sahur harus dihindari karena bisa menyebabkan sejumlah masalah pencernaan, seperti produksi asam lambung meningkat, mulas, sakit perut, hingga diare.

Bila sudah mengalami diare, tubuh akan mudah mengalami dehidrasi karena kehilangan banyak cairan.

4. Minuman Berkafein

Selain makanan, minuman yang dikonsumsi sepanjang Ramadan juga harus diperhatikan. Minuman yang harus dihindari adalah minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, teh, hingga soda.

Minuman yang mengandung kafein bersifat diuretik. Sifat diuretik ini dapat menyebabkan dehidrasi dan sering buang air kecil.

(hsy/hsy)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |