2 WN China Bertopeng Lionel Messi Bobol Rumah Mewah di Bogor

2 hours ago 1

Kota Bogor -

Polresta Bogor Kota menangkap dua warga negara (WN) China yang diduga sebagai pelaku pencurian rumah kosong di perumahan mewah Rancamaya, Kota Bogor. Dalam aksinya, kedua pelaku menggunakan topeng pesepakbola Lionel Messi.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota AKP Aji Riznaldi mengatakan kedua pelaku, yakni RW dan JW, telah ditangkap di Bandara Ngurah Rai, Bali, saat hendak pulang ke negaranya, Sabtu (2/5/2026). Sedangkan dua pelaku lainnya, berinisial AL dan LS, sudah ditetapkan masuk DPO.

"Untuk yang ditahan ini ada dua (pelaku), yaitu RW dan JW. Untuk (pelaku) AL dan LS, itu kita sedang koordinasikan dengan Hubinter terkait Red Notice dan hal lainnya," kata Aji dalam jumpa pers di Mapolresta Bogor, Selasa (5/5).

Aji menambahkan, dalam kasus ini, ada tiga orang pelaku. Para pelaku saat itu terekam kamera CCTV.

"Jadi, berdasarkan di dalam CCTV rumah, berdasarkan analisa, ada terlihat dua orang pelaku berbadan tegap dan tinggi, sedangkan satu orang lainnya berbadan pendek," jelasnya.

'Uniknya', dalam aksi ini, para pelaku memakai topeng bergambar wajah pesepakbola asal Argentina, Lionel Messi.

"Kemudian ketiga pelaku menggunakan topeng bergambar wajah pemain sepakbola Argentina, Lionel Messi," ucapnya.

Aji mengatakan para pelaku beraksi ketika rumah dalam kondisi kosong ditinggal pemiliknya ke China pada 22 Maret lalu, sekitar pukul 20.45 WIB. Peristiwa diketahui pemilik rumah melalui alarm yang tersambung ke handphone korban.

"Kita lakukan penyelidikan selama satu bulan untuk mengungkap tersangka atau para pelaku ini. Dengan berkoordinasi dengan imigrasi baik Kantor Imigrasi Bogor, dan imigrasi Ngurai Rai, Polda, Dithubinter dan instansi yang terkait," kata Aji didampingi Kasi Intelijen dan Penindakan Kantor Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor Muhdy Assegaff dan Kasi Pemeriksaan Kantor imigrasi kelas 1 khusus TPI Ngurah Rai Muhammad Teguh Santoso.

Kasi Pemeriksaan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Muhammad Teguh Santoso, mengatakan kedua pelaku, RW dan JW, terdeteksi ketika melewati autogate di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Kedua pelaku terbaca oleh sistem pada aplikasi subject of interest yang merupakan salah satu sistem cegah dini pelaku kejahatan di bandara.

"Berawal dari informasi tersebut, kami masukkan, kami input nama-nama yang tersebut dalam aplikasi subject of interest. Singkat cerita, pada hari Sabtu, tanggal 2 Mei 2026, warga negara China ini mencoba untuk berangkat melalui Bandara Internasional Ngurah Rai," kata Teguh di Polresta Bogor Kota.

"Mereka mencoba berangkat melalui mesin autogate. Namun, karena yang bersangkutan sudah masuk dalam aplikasi subject of interest, maka autogate menolak data mereka untuk dimasukkan," imbuhnya.

Hasil pemeriksaan melalui sistem, kata Teguh, kedua pelaku terungkap sebagai diduga pelaku pencurian di Kota Bogor. Selanjutnya, keduanya ditangkap serta dikoordinasikan ke pihak Imigrasi dan Polresta Bogor Kota.

"Hasil koordinasi tersebut, sampaikan bahwa agar ditahan warga negara China tersebut dan berkoordinasi dengan Polresta Bogor. Nah, setelah itu, rekan-rekan dari Polresta Bogor datang ke Bandara Ngurah Rai untuk mengamankan sekaligus melakukan berita acara serah-terima terhadap tersangka," imbuhnya.

(sol/mea)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |