18 Fakta AS Serang Iran: Perang Arab Pecah, Ledakan di Bahrain-Saudi

9 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Amerika Serikat resmi melakukan serangan ke Iran Sabtu (28/2/2026). Ini terjadi setelah ketegangan terus memanas antara kedua negara beberapa minggu terakhir. 

Presiden Amerika Serikat (AS) terus mengancam Iran soal pengembangan nuklir negara itu, meski Teheran membantah penggunaannya untuk senjata nuklir. Trump mengatakan, jika Iran tidak setuju dengan kesepakatan, maka AS akan melakukan serangan.

Meski pembicaraan terakhir sudah dilakukan Kamis, namun belum ada kata sepakat. Hari ini, serangan tiba-tiba dilakukan Israel, yang disusul AS ke Iran.

Lalu bagaimana faktanya? Berikut 18 rangkuman CNBC Indonesia dari beragam sumber:

1.Serangan Pendahuluan Israel ke Iran

Serangan terjadi di Iran. Hal ini bermula ketika Israel Kementerian Pertahanan Israel mengumumkan meluncurkan "serangan pendahuluan" terhadap negeri itu, Sabtu.

"Negara Israel telah melancarkan serangan pendahuluan terhadap Iran. Menteri Pertahanan Israel Katz telah menyatakan keadaan darurat khusus dan segera di seluruh negeri," demikian bunyi pernyataan dari kementeriannya, mengutip AFP.

Tak lama setelahnya, Beberapa ledakan terdengar di sejumlah kota di Iran, menyusul ledakan yang menghantam ibu kota Teheran. Ledakan terbaru terdengar di kota Isfahan di bagian tengah, kota suci Qom, Karaj, serta Kermanshah di bagian barat negara itu.

"Serangan Israel terhadap Iran menargetkan situs rezim dan militer termasuk rudal balistik," demikian dilaporkan oleh penyiar publik Kan, mengutip seorang pejabat Israel.

"Pejabat Israel: Target rezim dan situs militer sedang diserang, termasuk rudal balistik," muncul di layar berita saluran televisi Kan 11.

2.Serangan AS ke Iran

Setelah Israel, serangan pun dilancarkan AS. Beberapa media mengutip pejabat Amerika, melaporkan bahwa Washington telah memulai serangan terhadap Iran dalam operasi gabungan dengan Israel.

"AS meluncurkan operasi tempur besar-besaran terhadap Iran," kata Trump.

"Menghilangkan ancaman yang akan segera terjadi," jelas Trump lagi mengutarakan tujuan AS.

3.Iran Konfirmasi Agresi Israel-Lapor Kondisi Khamenei

Televisi pemerintah Iran pada hari Sabtu mengkonfirmasi apa yang digambarkannya sebagai "agresi udara oleh rezim Zionis" terhadap negara itu, menyusul serangkaian ledakan di Teheran. Sementara itu, kantor berita Fars mengatakan "tujuh dampak rudal dilaporkan di distrik Keshvardoost dan Pasteur" di Teheran, tempat kediaman pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei berada.

4.Kedutaan AS di Qatar dan Bahrain Umumkan Perintah Berlindung

Sementara itu, Kedutaan Besar AS di Qatar dan Bahrain memerintahkan staf mereka untuk mencari perlindungan pada hari Sabtu. Kedutaan menyarankan warga AS untuk melakukan hal yang sama setelah Paman Sam dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran.

Kedutaan besar tersebut mengatakan dalam dua pernyataan terpisah bahwa mereka "menerapkan perintah untuk berlindung di tempat bagi semua personel". Disebutkan "kami merekomendasikan semua warga Amerika untuk melakukan hal yang sama sampai pemberitahuan lebih lanjut" dan "mendesak warga AS untuk "mencari lokasi yang aman di dalam tempat tinggal Anda atau bangunan aman lainnya".


5.Kondisi Presiden Iran

Presiden Iran Masoud Pezeshkian "aman dan sehat". Hal ini media pemerintah pada hari Sabtu, setelah serangan AS dan Israel terhadap republik Islam tersebut.

"Presiden Masoud Pezeshkian aman dan sehat dan tidak mengalami masalah," demikian dilaporkan kantor berita IRNA, bersama dengan kantor berita Mehr dan ISNA.

6.Yerussalem Shutdown

Pemerintah kota Yerusalem memerintahkan sekolah dan tempat kerja untuk ditutup pada hari Sabtu setelah Israel melancarkan serangan terhadap musuh bebuyutannya, Iran. Mereka menyatakan penutupan tersebut akan berlaku hingga Senin.

"Sesuai dengan penilaian situasi oleh Komando Pertahanan Dalam Negeri dan peluncuran serangan pendahuluan terhadap Iran, telah diputuskan untuk mengubah pedoman dan beralih dari aktivitas penuh ke aktivitas penting di seluruh negeri," demikian pernyataan tersebut.

"Tidak akan ada kegiatan pendidikan, tidak ada perkumpulan, dan tidak ada kegiatan pergi bekerja, kecuali bagi pekerja yang didefinisikan sebagai pekerja penting. Kebijakan ini berlaku mulai Sabtu pukul 08.00 hingga Senin pukul 20.00," bunyi pengumuman.

7.Ledakan Terdengan di Yerusalem

Ledakan dilaporkan beberapa kali terdengar di Yerusalem pada hari Sabtu. Ini setelah sirene serangan udara di kota itu usai militer Israel mengatakan telah mendeteksi rentetan rudal yang diluncurkan dari Iran.

Layanan darurat Israel, Magen David Adom (MDA), mengatakan belum menerima laporan tentang dampak rudal. Namun masyarakat diminta mengikuti semua instruksi otoritas.

"Rentetan rudal tambahan diluncurkan ke arah Negara Israel. Masyarakat diminta untuk terus mengikuti instruksi Komando Pertahanan Dalam Negeri, masyarakat diminta untuk tetap berada di tempat yang aman sampai pemberitahuan resmi," kata militer dalam sebuah pernyataan.

8.Operation Epic Fury

Sementara itu, Amerika Serikat (AS) telah menamai serangan besar-besaran terhadap target militer Iran sebagai "Operasi Epic Fury". Departemen Pertahanan mengumumkan nama tersebut dalam sebuah unggahan media sosial yang menyertakan emoji bendera Amerika, tetapi sejauh ini belum memberikan detail lebih lanjut tentang serangan tersebut.

Trump mengatakan pasukan AS menargetkan angkatan laut dan rudal Teheran. Ia mendesak warga Iran untuk menggulingkan pemerintah mereka.

9.Iran Putus Akses internet

Akses internet di Iran terputus pada hari Sabtu ketika Israel dan AS melancarkan serangan terhadap republik Islam tersebut. Hal ini dikatakan lembaga pemantau Netblocks.

"Data jaringan menunjukkan Iran sekarang berada di tengah-tengah pemadaman internet yang hampir total," kata Netblocks di media sosial.

"Langkah tersebut sesuai dengan tindakan yang digunakan selama perang tahun lalu dengan Israel," ujarnya.

Halaman 2>>> Ledakan di Qatar-Bahrain sampai Arab Saudi

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |