Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah pada penutupan perdagangan minggu lalu, Jumat (12/6/2026). Sejumlah saham pun diketahui dibeli asing.
Pada perdagangan minggu lalu, IHSG turun 1,72% atau terkoreksi 103 poin ke level 5.896,13. Sepanjang perdagangan itu, indeks sempat menyentuh level tertinggi 6.045 sebelum berbalik turun hingga menyentuh level terendah 5.830.
Tekanan jual terlihat cukup deras dengan 562 saham melemah, sementara hanya 123 saham menguat dan 129 saham bergerak stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp12,73 triliun dengan volume perdagangan 20,79 miliar saham dalam 1,54 juta kali transaksi.
Sepanjang perdagangan pekan lalu, investor asing tercatat melakukan penjualan bersih (net sell) sebanyak Rp3,43 triliun di seluruh pasar. Rinciannya, sebesar Rp3,14 triliun di Net Foreign sell (NFS) di pasar regular dan Rp238,62 miliar Net Foreign Sell (NFS) di pasar negosiasi dan tunai.
Di tengah transaksi tersebut, terdapat beberapa saham yang paling banyak dikoleksi asing. Mengutip RTI, berikut 10 net foreign buy terbanyak selama perdagangan minggu lalu
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN): Rp357,2 miliar
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp181 miliar
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): Rp115,8 miliar
- PT Timah Tbk (TINS): Rp108 miliar
- PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF): Rp50,6 miliar
- PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR): Rp18,8 miliar
- PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP): Rp17,3 miliar
- PT Rukun Raharja Tbk (RAJA): Rp10,7 miliar
- PT AKR Corporindo Tbk (AKRA): Rp10,5 miliar
- PT Bukit Asam Tbk (PTBA): Rp4,1 miliar
(fsd/fsd)
Addsource on Google


















































