World Bank Akhirnya Minta Maaf ke Purbaya, Proyeksi Ekonominya Salah!

3 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku pihak World Bank atau Bank Dunia meminta maaf kepada dirinya karena mengeluarkan proyeksi pertumbuhan ekonomi 2026 yang rendah bagi Indonesia.

Dalam laporan East Asia and Pacific Economic Update edisi April 2026, World Bank memperkirakan ekonomi Indonesia hanya akan tumbuh 4,7% PDB, jauh di bawah target pemerintah 5,4% dalam APBN 2026.

Setelah permintaan maaf tersebut, Purbaya mengungkapkan World Bank menawarkan apakah perlu revisi forecast dilakukan mereka. Purbaya mengaku menjawab bahwa revisi tidak diperlukan karena ia akan membuktikan bahwa proyeksi mereka salah terhadap Indonesia.

"Jadi saya bilang juga ke mereka kenapa Indonesia lebih bagus dibanding negara-negara lain relatif karena kita sudah melakukan reformasi sebelum pergolakan di global itu terjadi," kata Purbaya di Gedung Juandal I Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Purbaya mengatakan, Indonesia sudah lama berbenah memperbaiki kondisi perekonomian di dalam negeri sebelum perang di Timur Tengah meledak antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran. Termasuk reformasi di sektor fiskal.

Ia mengatakan, dari sisi penguatan penerimaan negara, pemerintah lebih dulu melakukan perbaikan jajaran pejabat di Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk mencegah kebocoran pendapatan perpajakan kembali terulang.

"Sebelum perang kita sudah perbaiki ekonomi di sini, reformasi, di pajak, bea cukai, dan lain-lain, sehingga kondisi APBN kita kuat, jadi itu yang kita jaga terus ke depan. Jadi kita diuji bukan saat kondisi normal tapi saat tekanan datang," kata Purbaya.

(arj)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |