Viral Pria Ngamuk-Tendang Bus TJ di Sawangan gegara Mobil Jenazah Terhalang

2 hours ago 3
Depok -

Video memperlihatkan pria yang disebut salah satu pengantar jenazah mengamuk dan menendang bus Transjakarta di Jalan Raya Sawangan, Depok, viral di media sosial. Pria tersebut mengamuk karena merasa rombongan pengantar jenazah terhalang bus.

Dilihat detikcom, Minggu (15/3/2026), video viral itu menunjukkan pria yang mengenakan kemeja hitam dan peci tersebut berjalan menghampiri bus Transjakarta. Kondisi saat itu macet di kedua arah.

Dia kemudian berteriak dan memaksa sopir bus Transjakarta untuk maju. Namun, saat itu bus terhambat karena macet.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lu belok sana g***k lu," ujar pria tersebut.

"Ini mentok," kata perekam video yang berada di dalam bus TJ.

"Ini jauh lu belok sini," jawab pria lagi.

"Nggak usah mukul," ujar perekam video.

Pria tersebut kemudian menendang bus Transjakarta. Dia juga sempat menggeser spion bus TJ sembari mengamuk dan pergi meninggalkan lokasi.

Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi mengatakan peristiwa itu terjadi pada Sabtu (15/3) pukul 17.30 WIB di depan Komplek BDN, Jalan Raya Sawangan, Depok. Mulanya, rombongan pengantar jenazah terdiri dari satu mobil jenazah diiringi kendaraan roda dua melintas dari arah Sawangan menuju Margonda berpapasan dengan bus TJ.

"Karena rombongan jenazah ingin segera dapat buru-buru sampai di lokasi, namun terhalang body bus Transjakarta yang besar. Sehingga tidak dapat melewati," ujar Made dalam keterangannya, Minggu (15/3).

Dia menduga peristiwa itu terjadi karena rombongan pengantar jenazah merasa harus diutamakan karena menyalakan sirene dari mobil jenazah dan membunyikan klakson berulang kali. Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

"Kemudian salah satu pengiring turun dan menghampiri bus Transjakarta sambil marah-marah dan menendang. Serta memukul-mukul kaca pintu Bus Transjakarta. Setelah Bus Transjakarta agak maju ke arah pintu Tol Desari baru rombongan jenazah dapat lewat kemudian melanjutkan perjalanan," jelasnya.

(haf/haf)


Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |