Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Singapura mengumumkan rencana evaluasi terkait potensi pemanfaatan energi nuklir sebagai diversifikasi sumber energi negara tetangga tersebut.
Hal itu tidak lain untuk mendukung target emisi nol bersih dengan tetap mengacu pada standar keamanan yang ditetapkan oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA).
Melansir VN Express, Negeri Singa Putih tersebut menjadwalkan pelaksanaan penilaian formal yang didukung oleh para ahli internasional mulai tahun 2027 mendatang. Peninjauan tersebut akan menjadi fase pertama dalam misi Peninjauan Infrastruktur Nuklir Terpadu (INIR) guna memvalidasi kemajuan serta kesiapan negara dalam mengembangkan teknologi nuklir tingkat lanjut.
Proses evaluasi itu akan menggunakan kerangka kerja Milestones Approach yang diakui secara global untuk memastikan pengembangan kapasitas nuklir tetap sesuai dengan peta jalan yang ditentukan.
Meski demikian, pemerintah setempat menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan final untuk mengadopsi atau menyebarkan energi nuklir secara komersial di wilayahnya.
Singapura masih terus memantau perkembangan teknologi nuklir di tingkat global sambil menjalin kolaborasi dengan berbagai mitra internasional. Fokus utama kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat keahlian di bidang regulasi serta sistem keselamatan nuklir sebelum kebijakan tersebut benar-benar diimplementasikan.
Setiap keputusan mengenai pemanfaatan nuklir di masa depan akan mempertimbangkan berbagai aspek krusial secara cermat, mulai dari faktor keamanan, keandalan, hingga keterjangkauan harga. Selain itu, aspek keberlanjutan lingkungan juga menjadi poin utama yang disesuaikan dengan konteks nasional Singapura yang unik sebagai negara kota.
Langkah pengkajian energi baru itu muncul di tengah posisi Singapura sebagai negara terkaya di Asia menurut Prosperity Index 2026. Dengan kekuatan ekonomi yang stabil, Singapura terus mengeksplorasi seluruh opsi energi bersih guna mencapai target netralitas karbon serta menjaga ketahanan energi jangka panjang.
(haa/haa)
Addsource on Google


















































