Jakarta -
Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman bertemu dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Andi menyampaikan harapannya agar konflik di Timur Tengah segera berakhir serta keamanan Arab Saudi tetap terjaga.
"Kami melakukan kunjungan silaturahmi dengan Dubes Arab Saudi YM Faisal Abdullah Al Amoudi dan sempat membahas perang Timur Tengah," kata Andi, dalam keterangan tertulis, Kamis (12/3/2026).
Selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga membahas situasi konflik di Timur Tengah yang saat ini menjadi perhatian dunia. Andi menilai peperangan hanya akan menimbulkan kerugian bagi semua pihak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita pada prinsipnya meminta semua pihak agar menahan diri dan menghentikan peperangan. Eskalasi yang lebih luas dapat memberikan dampak kerugian bagi semua pihak," ujarnya.
Ia menilai konflik yang terus berlanjut tidak hanya berdampak pada aspek geopolitik, tetapi juga menimbulkan penderitaan bagi masyarakat sipil. Menurutnya, banyak umat muslim yang tengah menjalankan ibadah di bulan Ramadan turut terdampak akibat konflik tersebut.
"Banyak saudara muslim yang tengah melaksanakan ibadah Ramadan terdampak. Ini menimbulkan kerugian materi, dampak ekonomi, serta hilangnya nyawa dari para pihak," katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga keamanan Arab Saudi, terutama pada bulan Ramadan yang menjadi puncak kedatangan jemaah umrah di dua kota suci, Makkah dan Madinah.
"Ini bulan Ramadan, puncak jamaah beribadah di dua Kota Suci Makkah dan Madinah. Kami atas nama Pemerintah Provinsi Sulsel mendesak seluruh pihak dalam konflik Timur Tengah untuk menjaga keamanan Saudi Arabia," jelasnya.
Ia menambahkan, banyak warga Sulawesi Selatan yang saat ini sedang menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci. Karena itu, keamanan dan kekhusyukan beribadah menjadi perhatian utama.
"Banyak warga kami saat ini sedang melaksanakan ibadah umrah. Kami ingin keamanan, kekhusyukan dalam beribadah, serta keselamatan mereka tetap terjaga," tambahnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menyebarkan pesan perdamaian dan mendorong penyelesaian konflik secara damai.
"Kita semua wajib mengambil peran dalam menyebarkan pesan damai ini," pungkasnya.
(ega/ega)

















































