Tambah Pasokan LPG RI, 2 Kargo Impor Akan Masuk dari Australia

7 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa untuk mengamankan pasokan Liquefied Petroleum Gas (LPG) nasional, Indonesia menambah kargo impor dari Australia. Tambahan tersebut akan masuk ke Tanah Air pada akhir pekan ini.

Bahlil menyebutkan, pemerintah mengamankan pasokan LPG untuk memenuhi kebutuhan RI hingga beberapa pekan ke depan.

"Di akhir minggu ini kita masuk dua kargo dari Australia. Itu untuk LPG. Kemudian, tanggal 28 bulan ini masuk dua kargo lagi," papar Bahlil kepada Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

"Jadi Januari, Februari, Maret, April itu insya Allah clear," imbuhnya.

Bahlil memaparkan, keputusan mengambil pasokan LPG dari Australia ini merupakan bagian dari strategi diversifikasi impor. Hal tersebut dilakukan untuk merespons dinamika geopolitik global, terutama eskalasi ketegangan yang terjadi di kawasan Timur Tengah (Middle East).

Dalam catatannya, hingga saat ini Indonesia mengimpor sekitar 7,6 juta ton LPG per tahun untuk memenuhi kebutuhan domestik. Dari total tersebut, sekitar 70-75% dipasok dari Amerika Serikat, 20% dari Timur Tengah, dan sisanya dari negara lain seperti Australia.

"Dengan kondisi sekarang yang di Middle East kita pecah lagi untuk kita ambil kontrak jangka panjang dengan Amerika dan beberapa negara lain (termasuk Australia)," jelasnya.

Soal posisi cadangan saat ini, Bahlil melaporkan bahwa ketahanan stok LPG nasional berada di angka 15,66 hari. Angka tersebut sudah melampaui batas minimal cadangan yang ditetapkan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan.

"Kami laporkan kepada Bapak Presiden, Bapak Wapres, Bapak Ibu semua. Cadangan menjelang hari raya untuk semua BBM dan LPG insya Allah aman," pungkasnya.

(wia)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |