Stiker QR Judol di Motor-Warkop Jaksel Jadi Alat Scam, Bisa Deposit Otomatis

5 hours ago 1

Jakarta -

Polisi menangkap pria SP alias P yang diduga sebagai pelaku penempelan stiker kode matriks (QR/quick response code) judi online (judol) di parkiran motor hingga warkop di Jakarta Selatan. Polisi menyebut aksi pria tersebut merupakan modus penipuan baru.

"Barcode yang setelah di-scan itu ternyata adalah langsung masuk ke salah satu situs judi online yang diduga itu scam," kata Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam dalam jumpa pers di Mapolsek Pesanggrahan, Kamis (5/3/2026).

Dalam pengembangan kasus ini ditemukan server situsnya dari luar negeri. Untuk itu, pihaknya kini terus mengembangkan kasus tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nah, setelah kami dalami lebih dalam, ternyata situs tersebut itu terhubung VPN-nya bukan berada di Indonesia, melainkan luar di Indonesia," ujarnya.

Seala menyebut, jika di-scan, QR code itu berpotensi mencuri data pemilik ponsel hingga mendeposit uang ke situs judi online. Dia mewanti-wanti agar warga tidak sembarangan melakukan scan barcode.

"Betul, karena ini scam, jadi data-data privasi atau pribadi itu langsung berpindah. Karena ini sifatnya scam, scam yang mungkin masuk ke situs judi online tersebut, dimasukkan otomatis deposit," kata dia.

"Deposit dari data pribadi rekan-rekan. Jadi kami imbau kepada masyarakat agar berhati-hati dalam melakukan scan barcode karena ini salah satu modus baru yang dilakukan oleh pelaku-pelaku tindak kriminal," imbuhnya.

Aksi pelaku yang menempelkan stiker kode matriks (QR/quick response code) judi online (judol) viral di media sosial (medsos). Polisi mengidentifikasi kedua pria yang ada dalam video itu.

Dalam video yang beredar di media sosial (medsos), terlihat seorang pria yang mengenakan kaus oranye dan topi merah jambu menempelkan stiker di sepeda motor yang terparkir dan dinding. Setiap selesai menempelkan stiker, pelaku tampak memotret objek tersebut menggunakan ponselnya.

Sementara itu, pria lainnya duduk menunggu di atas sepeda motor yang tak menggunakan nomor polisi (nopol) atau Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Setelah memasang stiker, kedua pria itu lantas meninggalkan lokasi.

Simak juga Video 'Aksi Camat di Medan Pakai Kartu Kredit Pemerintah untuk Judol hingga Rp 1,2 M':

(tsy/wnv)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |