Jakarta -
Selamat Hari Raya Idul Adha! Di momen ini, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan ibadah kurban. Kurban dapat dikerjakan setelah salat Idul Adha pada tanggal 10 Zulhijah sampai hari Tasyrik, yakni tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah.
Ketika kita hendak menyembelih hewan kurban, maka kita dianjurkan untuk membaca doa menyembelih hewan kurban terlebih dahulu. Mengutip dari situs resmi Bimas Islam Kemenag RI, dalam kitabAl-Fiqh Al-Islami wa Adillatuhu, Syaikh Wahba Al-Zuhaili menyebutkan bahwa rangkaian doa menyembelih hewan kurban ini terdiri dari basmalah, salawat atas Rasulullah SAW, takbir dan kemudian doa permohonan agar kurban diterima oleh Allah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disebutkan bahwa doa yang paling sempurna ketika kita hendak menyembelih hewan kurban adalah sebagai berikut:
وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ حَنِيفًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ، إِنَّ صَلاَتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْد. اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ اَللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنِّيْ /مِنْ فُلاَن كَمَا تَقَبَّلْتَ مِنْ اِبْرَاهِيْمَ خَلِيْلِكَ.
Wajjahtu wajhii lilladzii fatharas samaawaatii wal ardha hanifaw wamaa ana minal musyrikiin, inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaati lillaahi rabbil 'aalamiin, laa syariikalahuu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin. Bismillaahir rahmaanir rahiim, allaahumma shalli 'alaa sayyidinaa muhammadin wa 'alaa aali sayyidinaa muhammad. Allaahu akbar, Allaahu akbar, Allaahu akbar, wa lillaahil hamd. Allahumma haadzihii minka wa ilaika fataqabbal minnii/min fulaan (sebut nama orang yang berkurban), kamaa taqabbalta min ibraahiim khaliilika.
Artinya: Aku menghadapkan wajahku (hatiku) kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan menyerahkan diri, dan aku bukanlah dari golongan kaum musyrikin. Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah, Tuhan seluruh alam, tidak ada sekutu bagi-Nya dan dengan itu aku diperintahkan untuk tidak menyekutukanNya, dan aku termasuk golongan orang muslimin.
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad dan kelurganya. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, hanya bagi Allah segala puji. Ya Allah, hewan ini adalah nikmat dari-Mu, dan melalui hewan ini pula mendekatkan diri kepada-Mu. Ya Allah, terimalah dariku/dari fulan (sebut nama orang yang berqurban), sebagaimana Engkau menerima dari Nabi Ibrahim, kekasih-Mu.
Adapun menurut situs NU Online, ini bacaan doa menyembelih hewan kurban.
1. Baca "Bismillâh"
بِسْمِ اللهِ
Artinya, "Dengan nama Allah"
Lebih sempurna "Bismillâhir rahmânir rahîm"
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Artinya, "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, lagi Maha Penyayang"
2. Baca salawat untuk Rasulullah SAW
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Allâhumma shalli alâ sayyidinâ muhammad, wa alâ âli sayyidinâ muhammad.
Artinya, "Tuhanku, limpahkan rahmat untuk Nabi Muhammad SAW dan keluarganya."
3. Baca takbir tiga kali dan tahmid sekali
اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْدُ
Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar, walillâhil hamd
Artinya, "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji bagi-Mu."
4. Baca doa menyembelih
اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ
Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm
Artinya, "Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku."
Adab dan Waktu Membaca Doa Berkurban Idul Adha
Melansir laman BAZNAS, waktu terbaik untuk membaca doa berkurban Idul Adha adalah ketika hewan akan disembelih, tepat sebelum menggoreskan pisau ke leher hewan. Pada momen ini, penyembelih mengangkat niat kurban dalam hati dan melafalkan doa secara lisan.
Selain waktu, posisi dan sikap saat menyembelih juga menjadi bagian dari adab. Hewan disembelih dalam posisi menghadap kiblat, dan penyembelih membaca doa berkurban Idul Adha dengan suara yang jelas, penuh penghayatan.
Penting juga untuk memastikan bahwa pisau yang digunakan tajam dan hewan tidak disiksa sebelum penyembelihan. Rasulullah SAW menekankan agar umatnya berbuat ihsan bahkan dalam penyembelihan, dan doa berkurban Idul Adha menjadi bagian dari bentuk kasih sayang itu.
Jika seseorang berkurban melalui perwakilan (misalnya melalui panitia kurban), maka orang yang mewakilkan juga dianjurkan untuk membaca doa berkurban Idul Adha ketika menyerahkan niat kurbannya kepada panitia. Hal ini untuk menjaga keikhlasan niat dan keberkahan amal.
Lihat juga Video 'Momen Sapi Kurban di Lamongan Lepas hingga Nyaris Masuk Salon':
(kny/zap)

















































