Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik, Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo (BRT) alias Rudy Tanoe, mendatangi gedung KPK setelah sempat mangkir dari pemeriksaan. Ia diperiksa terkait kasus dugaan korupsi pengangkutan bantuan sosial (bansos) tahun 2020.
Pantauan detikcom di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026), Rudy Tanoe tiba pada pukul 09.54 WIB. Rudy terlihat mengenakan kemeja hitam dan membawa map cokelat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rudy enggan berkomentar mengenai pemeriksaannya kali ini. Ia langsung memasuki gedung KPK dan naik ke ruang pemeriksaan pada pukul 10.01 WIB.
Sempat Absen
Sebelumnya, Rudy Tanoe absen dari panggilan KPK pada Kamis (6/8). Saat itu, Rudy mengajukan permohonan penjadwalan ulang.
"Pada hari ini, saksi yang dipanggil, yaitu Saudara BRT, kembali tidak hadir dalam penjadwalan pemeriksaan," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (6/8).
Budi menyebut Rudy beralasan memiliki kegiatan lain yang sudah terjadwal sebelumnya.
Rudy sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini. KPK mengumumkan lima tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi distribusi bansos Kemensos tahun 2020, yang terdiri atas tiga perorangan dan dua korporasi.
"BRT, Komisaris Utama PT DNR," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Kamis (6/8).
Selain itu, KPK telah cegah empat orang bepergian ke luar negeri terkait kasus ini. Keempatnya adalah Komisaris Utama PT Dosni Roha, Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo (BRT); Direktur Operasional DNR Logistics tahun 2021-2024, Herry Tho (HT); Direktur Utama DNR Logistics tahun 2018-2022, Kanisius Jerry Tengker (KJT); serta Staf Ahli Menteri Bidang Perubahan dan Dinamika Sosial Kemensos, Edi Suharto (ES).
KPK belum memberikan rincian detail mengenai seluruh identitas tersangka dalam perkara ini. Identitas salah satu tersangka baru terungkap saat Rudy Tanoesoedibjo mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Hakim menolak permohonan praperadilan tersebut sehingga status tersangka Rudy dinyatakan tetap sah. Sebelum pemeriksaan hari ini, KPK juga sempat memanggil Rudy Tanoe pada Jumat (28/11/2025), tetapi ia tidak memenuhi panggilan tersebut.
"Benar, yang bersangkutan tidak hadir dalam penjadwalan pemeriksaan hari ini," tutur Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Jumat (28/11/2025).
Saksikan Live DetikPagi:
(ial/isa)
















































