Satgas Ungkap Jumlah Pengungsi Korban Bencana Sumatera Tersisa 105.842 Orang

3 hours ago 2

Jakarta -

Juru Bicara Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Amran, mengungkap jumlah pengungsi di daerah terdampak bencana Sumatera mengalami penurunan drastis. Data terkini menunjukkan angka pengungsi berjumlah 105.842 orang.

"Kalau dibandingkan dari data awal tanggal 2 Desember ini penurunan signifikan ya dari 2.178.269 pengungsi di tanggal 2 Desember tahun 2025, saat sekarang ini tinggal 105.842 pengungsi," kata Amran dalam konferensi pers di Kementerian Dalam Negeri, Rabu (4/2/2026).

"Jadi ada penurunan 2.072.427 pengungsi yang tersebar di tiga provinsi," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Amran menyebut angka penurunan jumlah pengungsi berbeda di masing-masing daerah. Misalnya, kata dia, pengungsi di Aceh jumlahnya menurun menjadi 85.717 orang.

Sementara pengungsi di Sumatera Utara ada 11.085 orang. Sedangkan di Sumatera Barat, jumlah pengungsi berkurang menjadi 9.040 orang.

Menurut Amran, penurunan jumlah pengungsi tak lepas dari pembangunan hunian sementara (huntara) yang semakin meningkat, yakni sebanyak 5.039 huntara atau sebesar 29,4% di tiga provinsi. Begitu juga pemberian dana tunggu harian (DTH) yang saat ini sudah mencapai 85%.

"Kita juga sudah melihat signifikan penurunan pengungsi. Ada dua juta pengungsi lebih yang sudah beralih baik di huntara maupun di rumah-rumah keluarga. Kemudian ini terkait juga dengan DTH ya karena mendapatkan dana tunggu hunian sehingga ini mengurangi pengungsi lebih cepat. Bantuan-bantuan akan bisa terkoordinasi dengan cepat dan juga sudah berjalan sebagaimana mestinya," ucapnya.

Menjelang bulan suci Ramadan, Amran berharap pembangunan huntara bisa terus dikebut. Dia juga berharap jumlah pengungsi bisa semakin berkurang.

"Huntara ini mudah-mudahan bisa dimaksimalkan, tidak ada lagi pengungsi sampai sebelum pelaksanaan ibadah bulan puasa ya. Karena seiring dengan pergerakan waktu ini dari waktu ke waktu pembangunan huntara terus meningkat, begitu juga jumlah pengungsi semakin berkurang di tempat pengungsian," pungkasnya.

(fas/fas)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |