Jakarta, CNBC Indonesia - Bukan hanya pemangkasan pekerjaan yang terdampak dengan AI. Pendaftaran untuk universitas pun ternyata mengalami penurunan.
Kampus-kampus di seluruh Amerika Serikat (AS) mengalami penurunan pendaftaran 15% tahun 2010 hingga 2022. Seiring berjalannya waktu, ketakutan lulusan universitas tak mendapatkan pekerjaan juga semakin tinggi.
Para mahasiswa yang baru lulus juga harus menghadapi masalah menjadi pengangguran. Jumlahnya juga tidak sedikit, bahkan lebih banyak dibandingkan kelompok lain.
Data dari Federal Reserve Bank of New York pertengahan Desember lalu mengungkapkan tingkat pengangguran lulusan perguruan tinggi baru mencapai 5,8%. Jumlah itu 1,7% lebih tinggi dibanding semua pekerjaan.
Para pengangguran fresh graduate mencapai dua kali lipat dari rata-rata semua lulusan perguruan tinggi sekitar 2,9%.
Salah satu yang disoroti adalah program magang yang juga sudah tidak dilakukan perusahaan-perusahaan besar. Mantan kepala program karir awal Raymond James Financial, Simon Kho menjelaskan AI berperan dalam mengubah perhitungan keuangan terkait perekrutan dan pelatihan talenta.
Karena setidaknya butuh 18 bulan untuk modal waktu dan sumber daya pelatihan bisa kembali lagi. Ini yang membuat mereka resah dan harus mencari langkah lanjutan bagi kariernya.
"Jadi yang bisa Anda lihat tantangannya dari sudut pandang SDM," jelasnya, dikutip dari Futurism, Rabu (4/3/2026).
Saat bangku kuliah, persepsi pengembalian investasi muncul dan dampaknya kian sedikit orang yang mendaftar. Khususnya pada studi seperti komputer.
Para mahasiswa juga memikirkan pengalaman magang yang harus didapatkan sebelum lulus kuliah. Jika tidak, mereka akan menghadapi kesulitan mendapatkan pekerjaan.
Di sisi lain, perusahaan ragu menanggung beban melatih talenta-talenta baru.
Penulis buku Apprentice Nation, Ryan Craig mengatakan kampus menghadapi masalah eksistensi. Lembaga pendidikan itu harus mencri cara bisa mengintegrasikan pengalaman sebelum para mahasiswanya lulus.
"Mereka harus mencari cara mengintegrasikan pengalaman kerja yang relevan, sesuai bidang dan berbayar untuk semua siswa. dan berharap beberapa pengalaman sebelum lulus," ujarnya.
(dem/dem)
[Gambas:Video CNBC]


















































