Raja Chip Dunia Mau Bawa Kurikulum Chip ke RI, Ini Kata Airlangga

5 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan adanya penandatanganan kesepahaman atau MoU antara President University dengan National Taiwan Normal University (NTNU) pada Senin (27/4/2026) di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta.

"Tadi penandatangan dengan President University sudah jalan. MoU itu tentang pendidikan dari universitas yang sudah melakukan pendidikan semikonduktor di Taiwan," katanya saat ditemui oleh awak media di Kantor Kemenko perekonomian, Jakarta, Senin (27/4/2026).

Dirinya menjelaskan bahwa penandatanganan tersebut untuk membuat desain kurikulum terkait semikonduktor dan dibawa ke Indonesia. Sebagai informasi, Taiwan merupakan pusat industri semikonduktor global yang menguasai lebih dari 50% pangsa pasar produksi chip dunia.

Airlangga menyebut langkah tersebut sebagai bentuk upaya keseriusan pemerintah dalam pengembangan industri semikonduktor di Indonesia. Terlebih lagi setelah melakukan perjanjian dengan perusahaan semikonduktor asal Inggris Arm.

Saat ini Airlangga mengatakan akan fokus mengembangkan kerja sama antara President University dengan NTNU terlebih dahulu, yang memiliki pengalaman akademi dengan Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC).

Perjanjian yang terjadi, kata Airlangga bersifat privat Business-to-Business (B2B) antara kedua universitas.

"Karena seluruhnya mekanismenya privat B2B. Mereka ada beberapa kurikulum ada yang setahun atau lebih. ada yang degree dan non-degree," imbuhnya.

(fab/fab)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |