Polisi Ungkap Penyebab Kematian Anggota BPK Haerul Saleh Saat Kebakaran Rumah

2 hours ago 3
Jakarta -

Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Haerul Saleh meninggal dunia usai insiden kebakaran di rumahnya yang berlokasi di Tanjung Barat, Jakarta Selatan (Jaksel). Polisi mengungkap penyebab kematian Haerul Saleh.

"Bahwa benar penyebab korban meninggal dunia karena kebakaran dan bukan karena sebab lain," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo saat dihubungi, Senin (11/5/2026).

Dia tidak bisa memerinci penyebab kebakaran tersebut, termasuk kemungkinan sesak napas. Dia mengatakan hal itu menjadi ranah pihak kedokteran.

Joko mengatakan, saat kejadian, Haerul Saleh bersama tiga karyawan di lantai empat rumahnya. Mereka tengah melakukan bersih-bersih dan renovasi rumah.

"Satu lantai, mereka sedang beraktivitas bareng bareng. Jadi lagi bersih-bersih, lagi renovasi atau apa. Lagi berkegiatan mereka bareng bareng sama Bapak itu," ujarnya.

Setelah kejadian, jenazah Haerul Saleh sempat dibawa ke rumah sakit terdekat. Joko menyebut jenazah Haerul Saleh dibawa ke Rumah Sakit Pasar Minggu.

Joko mengatakan pihak kepolisian juga sudah melakukan olah TKP dan mengamankan cairan yang diduga menjadi penyebab kebakaran. Saat ini cairan tersebut masih diteliti Puslabfor Polri.

Peristiwa kebakaran terjadi ada Jumat (8/5) pukul 07.53 WIB. Haerul Saleh meninggal dalam insiden kebakaran tersebut. Kebakaran diduga berasal dari cairan kimiawi mudah terbakar.

Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dan 48 personel dikerahkan ke lokasi. Proses pemadaman sudah dilakukan sejak pukul 08.07 WIB dan operasi pemadaman dinyatakan selesai pukul 08.49 WIB.

Seorang saksi yang merupakan penjaga rumah bernama Arpen menyebut Haerul sempat berteriak dari lantai atas rumah. Arpen mengatakan Haerul teriak kebakaran saat itu.

"Bapak teriak, teriak kebakaran," kata Arpen di lokasi.

Saat itu Arpen sedang berada di lokasi kemudian panik. Dia memberi tahu warga dan menelpon pemadam kebakaran.

"Kita naik lagi sama ngasih tahu warga sini langsung telpon damkar," jelas dia.

Arpen sempat berusaha naik ke lantai atas untuk memastikan tidak ada orang. Namun dia menyebut Haerul masih di dalam saat kebakaran.

"Kita naik ke atas, ternyata bapak masih di dalam," imbuh dia.

(wnv/maa)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |