Jakarta -
Pria berinisial KD tewas diamuk massa setelah tertangkap basah mencuri ayam di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Berikut ini kronologi penangkapan hingga jenazahnya disambut tangis sang anak.
Dilansir detikBali, peristiwa pencurian ayam aduan tersebut terjadi pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 01.30 Wita. KD tertangkap tangan saat hendak mencuri ayam milik warga setempat, I Wayan Adi Suteja.
KD menjadi sasaran amuk massa saat berupaya melarikan diri. Tak hanya menganiaya pelaku, warga yang tersulut emosi juga membakar sepeda motor milik KD hingga ludes.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Warga emosi karena maraknya kasus kehilangan ayam di wilayah tersebut, kemudian melakukan pengeroyokan terhadap terduga pelaku hingga meninggal dunia di lokasi kejadian," kata Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, Sabtu (25/7/2026).
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung bergerak dan tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 02.00 Wita. Namun, saat petugas tiba, kondisi KD sudah tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Jenazah Disambut Tangis Anak
Tim Inafis Satreskrim Polres Tabanan telah melakukan olah TKP dan mengidentifikasi sidik jari di lokasi. Jasad KD sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Umum (RSU) Semara Ratih Tabanan sebelum diserahkan ke pihak keluarga.
"Jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga pada Jumat sore," imbuh Wiwik.
Kedatangan jenazah KD di rumah duka yang berlokasi di Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, diwarnai duka mendalam. Pihak keluarga tak mampu menahan kesedihan.
Anak bungsu KD histeris dan terus menangis saat jenazah ayahnya tiba di rumah duka. Ia memanggil-manggil sang ayah yang sudah membujur kaku.
Perbekel (Kepala Desa) Sidatapa, I Made Sutama, mengaku turut merasakan duka mendalam yang dialami keluarga almarhum. "Kemarin saya yang menjemput jenazahnya. Saat tiba di rumah, melihat anaknya menangis tersedu-sedu, saya benar-benar sedih," ungkap Sutama saat dihubungi detikBali, Sabtu (25/7/2026).
KD meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak. Dua di antaranya masih mengenyam pendidikan di bangku sekolah, yakni kelas 1 SMA dan kelas 1 SD.
(aik/gbr)


















































