PM Thailand Tawarkan Beras ke RI, Tapi Minta Jatah Pupuk Urea Ditambah

5 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul menawarkan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan impor beras Thailand, dan beberapa produk pangan. Sebagai gantinya Thailand juga akan meningkatkan volume impor untuk pupuk dari Indonesia.

Hal ini diungkapkan Anutin, saat pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto, di Istana Merdeka, Senin (3/8/2026). Anutin mengatakan terkait ketahanan pangan negaranya siap menjadi mitra yang dapat diandalkan bagi Indonesia.

"Saya mengusulkan agar kita menjajaki kerja sama lebih lanjut di bidang berikut. Untuk komoditas beras, Thailand siap menjadi pemasok beras berkualitas tinggi yang dapat diandalkan Indonesia," kata Anutin kepada Prabowo.

Selain itu dia juga beberapa produk impor di sektor pertanian, daging, produk susu asal Thailand, serta mesin pertanian. Adapun sebagai timbal baliknya, Thailand akan meningkatkan impor pupuk urea dari Indonesia.

"Sebagai timbal baliknya, kami ingin meningkatkan impor pupuk urea dari negara anda, yakni dari volume saat ini yang berkisar 60.000 ton per tahun menjadi ratusan ribu ton per tahun," kata Anutin.

Di sektor perikanan, dia juga berharap kedua negara merampungkan rancangan komunike bersama penangkapan ikan ilegal atau joint communique on cooperation to combat IUU Fishing. Anutin mengatakan telah mengirimkan rancangan draft kerja sama itu pada Desember 2025 lalu.

Menurutnya, hal ini akan membuka jalan potensi usaha bersama di bidang perikanan.

Lebih lanjut dari industri halal, Thailand juga mengusulkan agar adanya pembahasan untuk merampungkan nota kesepahaman terkait pengembangan standar halal dan rantai pasok regional. Serta memperbarui perjanjian saling pengakuan simbol sertifikasi halal yang akan berakhir November tahun depan.

Terkait investasi, menurut Anutin mengatakan pelaku bisnis Thailand merasa sangat puas ketika datang berbisnis di Indonesia. Dia juga mengatakan bahwa Thailand memiliki keyakinan besar terhadap Indonesia di sektor bisnis.

"Bangkok Bank Limited, salah satu bank utama di Thailand, telah mengakuisisi salah satu bank besar di negara Anda guna memperluas bisnis serta investasi bagi kedua negara. Oleh karena itu, saya mengharapkan dukungan berkelanjutan dari Anda untuk menjamin perlakuan yang adil dan kemudahan berusaha bagi perusahaan-perusahaan Thailand, dan kami pun berkomitmen untuk melakukan hal yang sama," katanya.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |