Peziarah WNI Tertahan di Yordania, KBRI Amman Beri Penjelasan

13 hours ago 1

Jakarta -

Rombongan wisata rohani asal Indonesia tertahan di Amman, Yordania, saat situasi Timur Tengah (Timteng) membara akibat perang Israel dan Amerika Serikat (AS) melawan Iran. KBRI Amman buka suara menjelaskan kondisi terkini dari rombongan peziarah tersebut.

Dalam video yang diterima, ketua pendamping rombongan peziarah WNI ini mengatakan telah tertahan di Yordania sejak Minggu (1/3). Pesawat yang membawa 24 warga negara Indonesia (WNI) untuk kembali ke Tanah Air dibatalkan oleh maskapai karena situasi yang tidak aman.

"Saat ini kami berada di Yordania, di Kota Amman, sejak hari Minggu kemarin dan sampai saat ini kami bingung karena bagaimana cara kami kembali ke Indonesia karena penerbangan kami di-cancel dan sampai saat ini kami tidak menemukan penerbangan yang bisa membawa kami ke Tanah Air," kata pendamping rombongan ziarah WNI dalam video seperti dilihat, Kamis (5/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

KBRI Amman kemudian menjelaskan kondisi terkini dari rombongan peziarah WNI tersebut. Pihak KBRI Amman telah menjalin komunikasi dengan rombongan peziarah sejak Senin (2/3).

Pihak KBRI sempat memfasilitasi penerbangan alternatif yang bisa diambil rombongan tersebut pada Selasa (3/3). Namun jadwal penerbangan alternatif mereka juga dibatalkan oleh pihak maskapai.

"Pada Selasa (3/3), rombongan tersebut di atas kembali menghubungi KBRI dan sampaikan bahwa penerbangan mereka dengan Emirates telah di-cancel dan mereka mengaku kesulitan mendapatkan opsi penerbangan alternatif yang disarankan. Mereka meminta pemerintah Indonesia mengevakuasi mereka. Mereka juga meminta informasi tentang pesawat carter yang available di Yordania," kata KBRI Amman, dalam keterangan yang dibagikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia.

KBRI menyatakan saat ini belum ada rencana evakuasi terhadap WNI yang tertahan di Amman. Pihak KBRI masih memantau kondisi kesehatan para WNI yang tertahan sekaligus mencari alternatif lain dalam pemulangan mereka.

KBRI Amman mengatakan pihaknya juga akan bertanggung jawab terhadap kebutuhan rombongan peziarah WNI yang saat ini masih tertahan di Yordania. KBRI masih mencari informasi pesawat charter untuk memulangkan rombongan WNI tersebut ke Indonesia.

"Sejauh ini tercatat sudah ada 27 WNI wisatawan rohani dari rombongan berbeda yang meninggalkan Yordania dengan penerbangan alternatif via Kairo," kata KBRI Amman.

(ygs/dhn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |