Pesan Kapolri untuk Pemudik: Manfaatkan Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan

4 hours ago 3

Surabaya -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengimbau masyarakat yang melaksanakan mudik untuk mengutamakan keselamatan di jalan. Polri bersama seluruh stakeholder telah menyiapkan berbagai fasilitas pengamanan dan pelayanan untuk memastikan masyarakat sampai di kampung halaman dengan selamat.

Hal tersebut disampaikan Jenderal Sigit usai menghadiri kegiatan Safari Ramadan di Mapolda Jawa Timur, Surabaya, Sabtu (14/3/2026). Polri telah menempatkan personel di berbagai titik strategis untuk melayani masyarakat dalam Operasi Ketupat 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jenderal Sigit berpesan agar para pemudik tidak memaksakan diri dalam berkendara dan bersedia berhenti jika merasa lelah. Polri telah menyiapkan Pos Pengamanan (Pospam), Pos Pelayanan (Posyan), hingga Pos Terpadu di sepanjang jalur tol maupun arteri.

Tagline mudik Lebaran yakni 'Mudik Aman, Keluarga Bahagia'. Jenderal Sigit telah menginstruksikan seluruh jajaran Polri dan stakeholder terkait untuk memberikan pelayanan optimal dengan menyiagakan ribuan posko di seluruh titik strategis melibatkan 161.243 personel gabungan.

Pergerakan masyarakat dalam mudik tahun ini diprediksi mencapai 143,9 juta orang. Untuk mengawal jumlah tersebut, Polri menyiagakan total 2.746 posko di seluruh Indonesia, terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan (Pos Pam) untuk pengaturan lalu lintas, 779 Pos Pelayanan (Pos Yan) yang bisa digunakan masyarakat untuk istirahat jika kelelahan, serta 343 Pos Terpadu sebagai pusat kendali operasi dan layanan terintegrasi.

Fokus pengamanan tahun ini mencakup 185.608 objek pengamanan. Rinciannya terdiri dari 121.803 masjid/tempat salat Id, 4.666 lokasi wisata, 2.966 pusat perbelanjaan, serta ribuan terminal, pelabuhan, stasiun, dan bandara.
Tercatat ada 62 rest area di sepanjang jalur tol yang telah disiagakan dengan fasilitas lengkap mulai dari SPBU hingga stasiun pengisian kendaraan listrik (SPKLU). Selain itu, pemerintah mengalihfungsikan 48 unit pelaksana penimbangan kendaraan (jembatan timbang) menjadi tempat istirahat bagi pemudik di jalur arteri.

"Pesan saya, tolong hati-hati di jalan. Jangan terlalu memaksakan diri untuk cepat sampai. Kalau kondisi badan capek, ada rest area, ada pos pelayanan terpadu yang bisa dimanfaatkan untuk beristirahat. Di sana kami siapkan fasilitas mulai dari tempat istirahat, takjil, hingga kontrol kesehatan," ujar Sigit.

Selain itu, Jenderal Sigit mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan kepolisian terpusat jika menemui kendala di perjalanan.

"Begitu ada permasalahan di jalan, silakan hubungi nomor 110. Anggota kepolisian akan segera merespons pengaduan tersebut," tambahnya.

Bagi masyarakat yang meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, Kapolri memberikan solusi keamanan dengan mempersilakan warga menitipkan propertinya ke kantor polisi terdekat.

"Apabila masyarakat akan mudik dan meninggalkan rumahnya kosong, monggo jika mau dititipkan di kantor-kantor polisi terdekat untuk kemudian kami jaga dan amankan. Ini upaya kita menghindari kejahatan terhadap rumah kosong," jelasnya.

(azh/hri)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |