Penampakan Mobil Mercy-Motor Triumph Hasil KPK OTT Pejabat Imigrasi Jakbar

4 hours ago 4
Jakarta -

KPK membawa sejumlah barang bukti hasil sitaan operasi tangkap tangan (OTT) pejabat Kantor Imigrasi Jakarta Barat (Jakbar). Mobil mewah hingga motor trail diangkut ke gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan (Jaksel).

Pantauan detikcom di gedung Merah Putih KPK, Rabu (3/6/2026), terlihat truk towing mengangkut sejumlah sepeda motor sekitar pukul 18.00 WIB. Ada sembilan sepeda motor, satu Kawasaki Z250, tujuh di antaranya motor trail dan satu Triumph.

Dari belakang menyusul satu mobil towing yang mengangkut tujuh sepeda mountain bike (MTB). Terlihat merek sepeda itu adalah Santa Cruz dan Nukerproof.

Selanjutnya, terlihat sejumlah empat mobil yang juga barang bukti. Mobil tersebut di antaranya Wuling Air EV, Wuling Cortez, Honda Civic Nouva, dan Mercedes-Benz E250.

Juru bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, dalam OTT itu, pihaknya menyita uang tunai dalam bentuk dolar Singapura dan dolar AS hingga mulia emas. Adapun jumlah barang bukti ada 7 mobil, 15 motor, dan 11 sepeda.

"Dalam progresnya, ada belasan orang yang diamankan dalam rangkaian kegiatan peristiwa tertangkap tangan kali ini, dan juga barang bukti yang diamankan ada kendaraan, mobil, motor, dan juga barang bukti dalam bentuk uang tunai, valas ada USD dan SGD, dan juga ada dalam bentuk logam mulia emas," kata Budi.

KPK membawa sejumlah barang bukti hasil sitaan OTT pejabat Kantor Imigrasi Jakarta Barat. Mobil mewah hingga motor trail diangkut ke gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026).KPK membawa sejumlah barang bukti hasil sitaan OTT pejabat Kantor Imigrasi Jakarta Barat. Mobil mewah hingga motor trail diangkut ke gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026). (Taufiq Syarifudin/detikcom)

Budi menjelaskan bahwa OTT tersebut dilaksanakan di Jakbar serta wilayah Jawa Barat dan Bali. Total ada belasan orang yang diamankan, termasuk Kepala Kanim Jakbar.

"Salah satunya itu," ucap Budi.

"Dalam progresnya, ada belasan orang yang diamankan dalam rangkaian kegiatan peristiwa tertangkap tangan kali ini, dan juga barang bukti yang diamankan ada kendaraan, mobil, motor, dan juga barang bukti dalam bentuk uang tunai, valas ada USD dan SGD, dan juga ada dalam bentuk logam mulia emas," imbuhnya.

OTT yang dilakukan itu berkaitan dengan dugaan suap terkait proses pengurusan warga negara asing untuk bisa tinggal di Indonesia. Namun konstruksi detail perkaranya akan dijelaskan lebih lanjut.

KPK membawa sejumlah barang bukti hasil sitaan OTT pejabat Kantor Imigrasi Jakarta Barat. Mobil mewah hingga motor trail diangkut ke gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026).KPK membawa sejumlah barang bukti hasil sitaan OTT pejabat Kantor Imigrasi Jakarta Barat. Mobil mewah hingga motor trail diangkut ke gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026). (Taufiq Syarifudin/detikcom)

"Peristiwa tertangkap tangan ini berkaitan dengan proses pengurusan warga negara asing untuk bisa tinggal di Indonesia, ya. Kalau kita ketahui untuk seorang WNA supaya bisa tinggal di Indonesia ada namanya KITAP, ya, kartu identitas tetap, ada juga yang sementara atau KITAS. Nah, dalam proses pengurusan tersebut," kata Budi.

Secara terpisah, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) Agus Andrianto mengaku mengetahui tentang OTT itu. Dia menghormati proses hukum yang berlaku.

"Kita hormati proses hukum yang berjalan, arahan kita jelas," kata Agus.

(tsy/rfs)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |