Pemerintah Ungkap Solusi Baru Masalah Sampah di Indonesia

2 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi baru saja melakukan pertemuan dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Mendiktisaintek Brian Yuliarto, dan Kepala Brin Arif Satria membicarakan soal penelitian di tanah air. Salah satunya membicarakan beberapa masalah yang ada di masyarakat dan bisa dibantu diselesaikan dengan riset.

Salah satunya terkait sampah. Dia mengatakan sudah ada beberapa penelitian yang bisa mengatasi masalah sampah dalam berbagai skala.

"Dan tadi alhamdulillah dilaporkan sudah ada produk-produk penelitian yang itu bisa mengatasi masalah sampah untuk skala rumah tangga, bahkan sampai skala satu desa sudah bisa, sudah ada, ketemu hasil inovasinya," kata Prasetyo ditemui usai rapat di kantor Bappenas, Kamis (5/2/2026).

Dia juga menjelaskan sampah memiliki ukurannya masing-masing. Misalnya dalam program waste-to-energi (WTE) yang memiliki jumlah sampah mencapai lebih dari 1000 ton per hari.

Sebagai informasi, program WTE menyasar 34 kota/kabupaten. Tujuannya adalah memilah sampah menjadi bahan bakar untuk Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

Dengan skala sebesar itu akan memiliki solusi, termasuk peralatan yang berbeda dengan skala sampah yang lebih kecil seperti untuk rumah tangga hingga lingkungan desa.

"Nah, manakala skalanya sudah sebesar itu, maka jenis peralatan yang harus dibangun itu berbeda," ucapnya.

Prasetyo mengharapkan akan ada solusi untuk semua level masalah sampah. Begitu juga terkait edukasi isu tersebut yang dinilainya sangat penting, misalnya soal memilah sampah.

Menurutnya waste-to-energy juga melakukan pemilihan sampah berdasarkan kategorinya. Dengan begitu sampah dapat diubah menjadi energi.

"Kalau kita bandingkan dengan jenis skala sampah, misalnya di rumah tangga, atau di RT, atau di RW, atau mungkin di lingkungan di desa. Nah, untuk bisa menyelesaikan, kita menghendaki itu semua, di setiap level itu kita cari penyelesaianya. Termasuk masalah edukasi," kata dia.

(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |