Jakarta -
Patung Fatmawati Soekarno menjadi ikon di kawasan Taman Bendera Pusaka yang baru diresmikan di Jakarta Selatan. Patung tersebut menggambarkan Fatmawati dalam kondisi sedang mengandung putranya, Guntur Soekarnoputra, menjahit bendera Merah Putih.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan patung tersebut sengaja ditempatkan di kawasan taman sebagai bentuk penghormatan terhadap sosok Fatmawati yang berjasa menjahit bendera pusaka Merah Putih saat Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.
"Dengan menempatkan Patung Ibu Fatmawati di area Taman Bendera Pusaka ini, kami ingin memberikan penghargaan pada sosok yang berjasa besar bagi bangsa negara," kata Pramono dalam peresmian Taman Bendera Pusaka di Jakarta Selatan, Sabtu (14/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pramono mengaku baru mengetahui bahwa patung tersebut dibuat dengan menggambarkan Fatmawati dalam kondisi sedang hamil. Ia menyebut informasi itu disampaikan langsung oleh pematung patung tersebut.
"Patungnya dibuat dalam kondisi Ibu Fatmawati sedang hamil Mas Guntur," ujarnya.
Menurutnya, sosok Fatmawati memiliki peran besar dalam sejarah Indonesia karena menjahit bendera pusaka Merah Putih yang pertama kali dikibarkan saat proklamasi.
"Bendera Merah Putih ini adalah identitas bangsa, identitas nasional yang tertinggi, dan sekaligus sebagai lambang kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia," jelasnya.
Pramono menambahkan Taman Bendera Pusaka dihadirkan sebagai ruang publik yang sarat nilai sejarah sekaligus menjadi ruang terbuka hijau bagi warga Jakarta.
Taman ini merupakan hasil integrasi tiga taman di kawasan Jakarta Selatan, yakni Taman Ayodya, Taman Leuser, dan Taman Langsat. Kawasan tersebut memiliki luas sekitar 5,6 hektare dengan fasilitas jogging track sepanjang 1,2 kilometer, lapangan olahraga hingga area rekreasi.
Ia berharap kehadiran taman ini dapat menjadi simbol kebanggaan Jakarta sekaligus mengingatkan masyarakat pada peran besar Fatmawati dalam sejarah bangsa.
"Oleh karenanya kami menjadikan Taman Bendera Pusaka ini menjadi salah satu simbol kebanggaan Jakarta yang sarat dengan nilai dan sejarah bangsa," katanya.
(bel/azh)
















































