Pamer Harta Raja Scam Dunia, 33 Mobil Mewah Berderet

7 hours ago 4
Luxury cars are on display, as Taiwan auctions off luxury cars linked to the Cambodian scam centre Prince Group, in Taipei, Taiwan, March 2, 2026. REUTERS/Ann Wang

Sejumlah mobil mewah hasil scam atau kelompok penipuan keuangan online internasional Prince Group Kamboja dipamerkan untuk dilelang di Taipei, Taiwan, 2/3/2026. (REUTERS/Ann Wang)

Luxury cars are on display, as Taiwan auctions off luxury cars linked to the Cambodian scam centre Prince Group, in Taipei, Taiwan, March 2, 2026. REUTERS/Ann Wang

Mengutip laporan media asing termasuk Kantor Berita Pusat Taiwan, dari Badan Penegakan Administratif Kementerian Kehakiman menggelar lelang di Sekolah Spesialis Kepolisian Taipei. Dalam lelang tersebut, otoritas menawarkan 33 kendaraan mewah, tas premium, hingga sepatu kets yang disita dari jaringan tersebut. (REUTERS/Ann Wang)

Luxury cars are on display, as Taiwan auctions off luxury cars linked to the Cambodian scam centre Prince Group, in Taipei, Taiwan, March 2, 2026. REUTERS/Ann Wang

Sorotan utama tertuju pada deretan mobil ultra-mewah yang dijuluki “Empat Raja Supercar Surgawi”. Sebuah Porsche 918 Spyder laku terjual 560 juta Dolar Taiwan Baru. Sementara Ferrari LaFerrari terjual 1,35 miliar Dolar Taiwan Baru. Adapun Bugatti Chiron Sport sempat dibuka dengan harga awal 950 juta Dolar Taiwan Baru. (REUTERS/Ann Wang)

Luxury cars are on display, as Taiwan auctions off luxury cars linked to the Cambodian scam centre Prince Group, in Taipei, Taiwan, March 2, 2026. REUTERS/Ann Wang

Media lokal melaporkan, sepuluh kendaraan ludes hanya dalam 30 menit pertama sejak lelang dibuka, mendekati rekor penjualan tercepat dalam sejarah lelang kendaraan sitaan di wilayah tersebut. (REUTERS/Ann Wang)

Luxury cars are on display, as Taiwan auctions off luxury cars linked to the Cambodian scam centre Prince Group, in Taipei, Taiwan, March 2, 2026. REUTERS/Ann Wang

Pihak cabang Taipei menegaskan, kejahatan penipuan dan pencucian uang telah merusak ketertiban sistem keuangan serta kepercayaan sosial. Pemerintah, tegas mereka, menerapkan prinsip “tanpa toleransi” terhadap tindak pidana tersebut. Aset yang disita selama proses investigasi langsung dilepas untuk mencegah depresiasi nilai, sementara hasil penjualan akan masuk ke kas negara atau dialokasikan sebagai kompensasi bagi korban. (REUTERS/Ann Wang)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |