Pakar Puji Kesiapan Korlantas Polri, Kreatif Kampanyekan Keselamatan di Mudik 2026

4 hours ago 1

Jakarta -

Pakar transportasi Darmaningtyas mengapresiasi kesiapan Korlantas Polri, khususnya dengan mengandalkan teknologi dalam menghadapi Operasi Ketupat 2026. Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho juga dinilai kreatif mengampanyekan keselamatan bagi pemudik.

Pernyataan itu disampaikan Darmaningtyas setelah menghadiri Special Event: Mudik Aman Keluarga Bahagia di Menara Bank Mega, Jakarta, Selasa (3/3/2026). Dalam agenda ini Korlantas Polri secara resmi merilis tagline mudik 2026 sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yakni 'Mudik Aman, Keluarga Bahagia'. Irjen Agus juga sekaligus merilis lagu 'Mudik Tertib, Ojo Kesusu' bersama L-Bhara Band sebagai edukasi keselamatan bagi masyarakat.

"Secara psikologis (tagline dan lagu) itu sangat memengaruhi. Karena orang akan berpikir gimana supaya keluarga bahagia, tentu sampai tempat tujuan harus selamat dulu, baru aman," kata Darmaningtyas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho dan Chairul Tanjung melakukan Launching Tagline Mudik acara Mudik Aman Keluarga Bahagia Bersama Korlantas Polri di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2026). Polri resmi meluncurkan tagline untuk pengamanan arus mudik dan balik tahun ini yakni, 'Mudik Aman, Keluarga Bahagia'.Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho dan Chairul Tanjung melakukan launching tagline mudik 'Mudik Aman Keluarga Bahagia' bersama Korlantas Polri di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2026). Polri resmi meluncurkan tagline untuk pengamanan arus mudik dan balik tahun. (Pradita Utama/detikfoto)


Menurutnya, dalam dunia transportasi, aspek keselamatan adalah prioritas nomor satu. Karena itu, dia menilai cara-cara kreatif mensosialisasikan keselamatan patut untuk dilakukan.

Dia juga mengapresiasi kesiapan Korlantas Polri dalam operasi kemanusiaan terpusat bersandi Operasi Ketupat 2026. Dengan data dan kesiapan teknologi yang mumpuni, serta sinergi dan kolaborasi bersama seluruh stakeholder, diharapkan bisa menekan terjadinya kejadian menonjol pada masa arus mudik maupun balik Lebaran.

"Kalau dari segi rekayasa lalu lintasnya, mungkin tahun ini jelas lebih baiklah. Apalagi yang lewat tol, karena IT-nya di tol kan sudah semakin baik, terutama yang di Jasa Marga ya, sehingga pengguna tol itu ter-update secara real time," ujar Darmaningtyas.

Meski optimistis dengan manajemen lalu lintas di jalan tol, pakar transportasi itu menyoroti perihal kondisi infrastruktur jalan nontol di daerah.

"Problemnya tahun ini adalah kerusakan jalan di daerah itu banyak. Karena ada pemotongan anggaran di daerah, sehingga daerah tidak memiliki anggaran untuk pemeliharaan jalan," jelas dia.

Kondisi ini dinilai berbahaya karena titik rawan kecelakaan saat mudik kerap terjadi justru setelah pemudik keluar dari jalan tol atau melintas di jalan arteri dalam kondisi kelelahan.

"Ketika mereka datang dari Jakarta, sampai daerahnya sudah ngantuk, jalannya rusak. Ini saya kira yang perlu diwaspadai. Apalagi kalau hujan, jalan rusak itu tidak kelihatan," tambahnya.

Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho dan Chairul Tanjung melakukan Launching Tagline Mudik acara Mudik Aman Keluarga Bahagia Bersama Korlantas Polri di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2026). Polri resmi meluncurkan tagline untuk pengamanan arus mudik dan balik tahun ini yakni, 'Mudik Aman, Keluarga Bahagia'.Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho dan Chairul Tanjung melakukan launching tagline mudik 'Mudik Aman Keluarga Bahagia' bersama Korlantas Polri di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2026). Polri resmi meluncurkan tagline untuk pengamanan arus mudik dan balik tahun ini. (Pradita Utama/detikfoto)

Terkait hal ini, Darmaningtyas menilai peran Korlantas Polri akan sangat terbatas jika tidak didukung oleh perbaikan fisik jalan oleh pemerintah daerah maupun Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

"Korlantas bisanya hanya menempatkan petugas di jalan yang rusak. Tapi kalau jalan yang rusak lebih banyak daripada petugasnya, kan susah juga," ucapnya.

Terlebih, lanjut dia, kondisi ekonomi saat ini sedang sulit. Menurutnya hal itu dapat memicu peningkatan jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor sebagai alternatif hemat biaya.

"Takut saya karena ekonomi sekarang agak susah, lalu banyak orang mudik pakai motor. Kalau mudik pakai motor itu kan lewat jalan arteri, bukan lewat tol. Sementara jalan arteri itu juga banyak yang tidak mantap," tutur Darmaningtyas.

Oleh karena itu, ia berharap pemerintah dan petugas di lapangan memberikan perhatian ekstra pada jalur-jalur arteri yang menjadi lintasan utama pemudik motor guna menekan risiko fatalitas.

Irjen Agus dalam agenda tersebut menyampaikan, perjalanan mudik bukan sekadar soal sampai ke tujuan, tetapi juga memastikan keselamatan sejak berangkat hingga kembali lagi. Karena itu, dia mengingatkan agar pemudik tidak terburu-buru dan tetap mematuhi aturan lalu lintas demi kebahagiaan keluarga yang menunggu di rumah.

"Bukan pada saat berangkat harus aman, kembalinya juga harus aman. Jadi sederhana sekali, berangkat aman kembali aman. Itu supaya masyarakat riang gembira untuk menikmati perjalanan khususnya mudik," ujarnya. Irjen Agus menekankan pentingnya kesabaran di jalan, tidak memacu kendaraan secara berlebihan, serta saling menghormati antar pengguna jalan.

Selain keselamatan lalu lintas, Irjen Agus juga menyoroti aspek keamanan selama periode mudik. Dia menyebut potensi kriminalitas turut menjadi perhatian aparat agar masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan rasa aman dan nyaman.

"Dan berkaitan dengan kriminalitas pun juga menjadi perhatian kita semua," tambahnya.

Melalui peluncuran lagu ini, diharapkan pesan keselamatan dapat lebih mudah diterima masyarakat secara luas. Kampanye tertib berlalu lintas diharapkan tidak hanya menjadi imbauan formal, tetapi juga gerakan bersama demi mewujudkan mudik yang aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan.

Para tokoh kunci yang hadir memberikan dukungan penuh terhadap kampanye ini, antara lain Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi, Dirut PT Jasa Marga Muhammad Awaluddin, Dirut PT Jasa Raharja Rivan Achmad Purwantono, hingga Chairman CT Corp Chairul Tanjung.

Hadir pula dalam agenda ini Kakorlantas pada masanya, diantaranya Kakorlantas periode 2012-2014 Irjen (Purn) Pudji Hartanto Iskandar, Kakorlantas periode 2019-2021 Irjen (Purn) Istiono dan Kakorlantas periode 2021-2023 Irjen (Purn) Firman Shantyabudi.

Termasuk hadir pula para PJU Korlantas Polri hingga sejumlah Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda seluruh Indonesia sebagai bentuk soliditas internal Polri.

Simak juga Video 'Menjaga Niat di Tengah Dunia yang Serba Pamer (Flexing)':

(ond/hri)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |