Novel Baswedan Apresiasi Polri Investigasi Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS

4 hours ago 2

Jakarta -

Mantan penyidik senior KPK, Novel Baswedan mengapresiasi langkah Polri melakukan investigasi kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Novel mendesak agar dalang penyerangan ini terungkap.

"Saya juga dapat informasi bahwa dari Polri sudah melakukan beberapa langkah investigasi tentunya kita ingin apresiasi. Juga begitu juga dengan RSCM yang telah memberikan layanan yang terbaik," ujar Novel, dalam jumpa pers bersama Koalisi Masyarakat Sipil, Jumat (13/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Novel mengatakan pengusutan harus dilakukan secara menyeluruh. Dia menyebut aktor intelektual kasus ini harus dihukum berat.

"Semua orang yang terlibat harus diusut, aktor intelektualnya harus disentuh, dijangkau dan diberi pertanggungjawaban yang berat," ucapnya.

"Saya juga mendesak Pak Presiden agar memberikan perhatian perkara ini dan memberikan dukungan pada Polri untuk bisa mengusut sungguh-sungguh agar semua pelakunya bisa diberikan hukuman seberat-beratnya," sambung Novel.

Dia menilai penyiraman air keras terhadap Andrie sangat jahat. Menurutnya, pelaku berniat membunuh korban.

"Dia diserang yang serangannya itu maksudnya membunuh, kenapa? Dia siram pelakunya menyiram air keras di area muka, kalau area muka itu kena air keras kemungkinan besar gagal napas dan bisa meninggal," ucapnya.

Dia juga menyebut pelaku terorganisir saat beraksi. Novel menyampaikan lagi penyerangan terhadap Andrie sangat jahat.

"Pelakunya nggak satu motor berdua gitu, nggak. Ada simbol-simbol yang dilakukan di lapangan sehingga ketika menyerang begitu terorganisir. Ini suatu yang direncanakan untuk menyerang. Jadi begitu jahatnya mereka ini, biadab sekali," ucapnya.

Polri Jamin Usut Tuntas

Polri menjamin kasus itu akan diusut tuntas. Polisi sudah mengecek CCTV dan memeriksa sejumlah saksi.

"Dalam kesempatan ini yang perlu kami sampaikan bahwa Bapak Kapolri selaku pimpinan Polri telah memberikan atensi khusus terhadap penanganan dan pengungkapan kasus ini," kata Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2026).

Isir mengatakan kasus ini ditangani oleh Polres Jakpus. Dia menyebut Polda Metro Jaya dan Bareskrim turut memberi bantuan untuk mempercepat pengungkapan kasus tersebut.

"Selanjutnya, bagian daripada menindaklanjuti atensi dan arahan Bapak Kapolri, penanganan yang ada di Satreskrim Polres Jakarta Pusat dilakukan backup baik oleh Polda Metro Jaya maupun oleh dari Bareskrim, khususnya dan kawan-kawan yang ada dari Mabes Polri," ucap Isir.

"Polri juga memastikan bahwa proses penyelidikan dan penyidikan, bagian daripada penegakan hukum dilakukan secara berbasis ilmiah," lanjutnya.

Lihat juga Video Pigai Kecam Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: Tak Boleh Ada Premanisme

(idn/imk)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |