Ngaku Pemilik Matahari, Wanita Ini Tagih Warga Bumi Minta Bayaran

4 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Pada 2010 lalu, seorang wanita asal Spanyol bernama Angeles Duran pernah mengungkapkan dirinya lah pemilik dari Matahari. Untuk itu, penduduk Bumi diminta membayar saat menggunakan tenaga dari bintang raksasa di pusat tata surya itu.

Laporan The Independent tahun 2010 menyebutkan Duran mendaftarkan kepemilikan Matahari pada seorang notaris. Dokumen itu menyatakan dirinya sebagai "pemilik Matahari, bintang tipe spektral G2 yang berada di pusat Tata Surya, dengan jarak rata-rata Bumi sekitar 149,6 juta km".

Sebenarnya terdapat perjanjian internasional yang melarang kepemilikan planet atau bintang. Namun perjanjian itu hanya melarang bagi negara saja.

Sementara Duran berpendapat tidak menyebutkan apapun soal kepemilikan bagi individu. Jadi dia merasa tidak ada kendala apapun dalam hukum.

"Saya tidak bodoh, saya tahu hukumnya. Saya melakukannya, namun siapapun bisa melakukannya. Ide itu muncul lebih dulu dalam benak saya," dia menjelaskan.

Dengan kepemilikan yang resmi, Duran juga mengungkapkan keinginan membebankan biaya pada mereka yang menggunakan tenaga surya. Namun dia tidak berencana menghabiskan uang itu sendirian.

Setengah dari hasil pembayaran ini diberikan kepada pemerintah Spanyol, sedangkan 20% masuk ke dana pensiun negara. Selain itu 10% dari pembayaran untuk penelitian, 10% lainnya mengakhiri kelaparan dunia.

Dia sendiri rela hanya mendapatkan 10% dari seluruh total yang kemungkinan dia dapatkan.

"Sudah saatnya kita melakukan dengan cara yang benar. Jika ada ide menghasilkan pendapatan dan meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat, mengapa tidak melakukannnya?" ucapnya.

(dem/dem)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |