Bekasi -
Warga menceritakan momen saat kecelakaan truk tronton bermuatan galon air mineral terguling di Jalan Swatantra, Kota Bekasi, Jawa Barat, hingga menimpa warung dan bangunan ruko. Pemilik warung yang hancur kaget saat truk tersebut menghantam warungnya.
Insiden ini terjadi pada Kamis pagi sekitar pukul 05.00 WIB. Saksi mengaku melihat langsung saat badan truk mulai miring dan menimpa tempat usahanya.
"Melihat truknya yang keguling. Kirain tadinya itu cuma mau mepet doang kan, tiba-tiba jatuh semua ke depan toko saya. Kaget juga," ujar Nanda (19), pemilik warung, saat ditemui di lokasi, Kamis (5/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum kejadian, menurut Nanda, truk tersebut berusaha menghindari pengendara sepeda motor dari arah berlawanan. Jalur tersebut diketahui sedang macet dan ada penyempitan karena sedang dalam perbaikan.
"Kata sopirnya ada motor Beat atau Vario gitu agak mepet dia. Terus truknya menghindar ke kiri, eh bannya jeblos (ke gorong-gorong)," tuturnya.
Truk tronton bermuatan galon air mineral terguling timpa warung di Bekasi. (Rachma Indira/detikcom)
Nanda mengatakan truk tersebut bermuatan sekitar 900 galon. Kecelakaan mengakibatkan kerusakan, bahkan muatan galon dari truk tersebut sampai terpental masuk ke dalam warung.
"Etalase yang pecah itu gara-gara galon, sampai loncat ke dalam. Terus rak jatuh kedorong kulkas yang merosot ke dalam," kata Nanda.
Kondisi serupa dialami Zainal (50), penyewa ruko di samping warung milik Nanda. Saat kejadian, ia sedang berada di dalam ruko dan dikejutkan oleh suara dentuman keras.
"Kejadiannya dari arah sana, tronton bawa Aqua. Pas macet, ada motor, otomatis truknya minggir ke sini. Nah bannya yang belakang kena jeblos (gorong-gorong) karena bebannya penuh," jelas Zainal.
Dia menyebut bangunannya juga mengalami kerusakan yakni pada bagian kanopi dan rolling door. Zainal menuturkan kondisi sopir truk selamat, namun terlihat syok hingga jatuh pingsan berkali-kali.
"Sopirnya sehat, nggak luka-luka. Tapi syok banget, tadi sempat pingsan dua kali," tuturnya.
Saat ini, pihak pemilik armada truk disebut telah mendatangi lokasi dan menyatakan akan bertanggung jawab atas seluruh kerugian warga. "Tadi pihak PT sudah ke sini, menyatakan bertanggung jawab semuanya. Sekarang masih tahap negosiasi ganti rugi," pungkasnya.
Seusai kecelakaan, pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub) telah mendatangi lokasi. Meski sempat membuat lalu lintas macet, truk kemudian berhasil dievakuasi sekitar pukul 10.00 WIB dengan bantuan alat berat crane.
(wnv/wnv)


















































