Meski Sulit, Ketua BPKH Ungkap Ongkos Haji Bisa Turun

2 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Fadlul Ilmansyah menuturkan bahwa biaya haji masih menjadi salah satu persoalan yang kerap dipertanyakan oleh banyak pihak. Mengingat biaya untuk berangkat haji di Indonesia tidak murah.

Ia pun tidak menampik jika biaya haji bisa turun. Namun, hal tersebut dikhawatirkan dapat berpengaruh ke dana imbal hasil yang akan dibagikan ke calon haji.

"Tuntuan ke BPKH besar sekali. Kami di mention lagi agar biaya haji ditekan. lebih rendah lagi per individu dari Rp 80 juta. Itu bisa, tapi itu beban kita untuk dapat investasi (manfaat) yang lebih optimal untuk dibagi-bagi ke yang berangkat haji, agar bisa turun biaya perjamaah," jelasnya dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2026 di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (10/2/2026)

Apalagi di saat rezim suku bunga rendah. Upaya untuk menurunkan biaya haji dan mengoptimalkan manfaat sangatlah sulit. Mengingat, saat BI rate turun, perbankan juga turunkan rate.

Seperti diketahui, penempatan dana pengelolaan haji ke perbankan syariah berkisar 20-25%. Artinya, jika rate turun 175 bps, manfaat yang dihasilkan untuk jamaah juga sangat besar turun.

Hal tersebut juga diperparah dengan kondisi ketidak pastian ekonomi saat ini. Sehingga banyak aspek yang harus diperhitungkan untuk memenuhi agar biaya haji bisa turun per jamaah.

"Sangat mungkin (biaya turun). Tapi balik lagi, bahasa ekonominya eskternalitis tinggi banget. Mungkin siklus dunia lagi putar ke sana, ada pemimpin dunia yang gencet ga karu-karuan. Ada presiden yang tangkap presiden lain. Baru sekarang ini ketidakpastian sangat tinggi," terangnya.

(dpu/dpu)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |