Jakarta, CNBC Indonesia — Pemerintah Republik Islam Iran memberi ucapan Idulfitri kepada masyarakat Muslim di kawasan Asia Tenggara (Asean) termasuk Indonesia. Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi mengutarakan ucapannya melalui akun X (dulu Twitter) resmi miliknya.
Secara spesifik Araghchi menyebut Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam, negara dengan mayoritas penduduk muslim di kawasan ASEAN. Tak lupa, ucapan itu juga ditujukan kepada pemerintah negara-negara tersebut.
Araghchi juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat solid mendukung Iran dan mengecam serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu, yang memanas dan mengakibatkan gangguan pasokan minyak terbesar dalam sejarah.
"Selamat Hari Raya Idulfitri. Terima kasih kepada pemerintah & masyarakat Muslim serta pencinta keadilan di Asia Tenggara (Indonesia, Malaysia, Brunei) yang mengecam agresi brutal Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap bangsa Muslim Iran di bulan Ramadan serta menunjukkan solidaritas," tulis akun X @araghchi pada Minggu (22/3/2026).
Cuitan itu telah mendapatkan repost sebanyak 3,9 ribu dan likes sebanyak 18 ribu.
Adapun Iran menetapkan Hari Raya Idulfitri 1447 H pada Sabtu, 21 Maret 2026, di tengah konflik yang masih berlangsung dengan AS dan Israel. Keputusan ini diambil setelah hasil rukyatul hilal tidak menunjukkan kemunculan bulan sabit, sehingga Ramadan disempurnakan menjadi 30 hari.
(mkh/mkh)
Addsource on Google


















































