Mendadak Muncul Lubang Besar di Sumbar, Badan Geologi RI Buka Suara

2 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Minerlal (ESDM) melakukan peninjuan cepat atas munculnya sinkhole di Nagari Situjuah Batua, Sumatra Barat (Sumbar). Tinjauan itu berlangsung selama tiga hari yang menghasilkan analisis uji laboratorium.

Hasil kajian cepat dari Badan Geologi menghasilnya sebagai berikut: Bahwa sejatinya fenomena sinkhole di Nagari Situjuah Batua adalah "Pseudokarst" atau kars semu dan karena keunikannya maka Badan Geologi menamakannya Sinkhole Situjuah.

Lubang besar ini memiliki keunikan, diantaranya terhadi di material vulkanik (endapan gunungapi) dan bukan di batugamping (kars). Terdapat sungai bawah tanah yang membentuk rongga di material vulkanik (tuflapili).

"Mekanisme utamanya karena erosi buluh yaitu erosi internal yang mengikis partikel tanah dan membentuk saluran-saluran atau "pipa" alami," terang Badan Geologi dalam Hasil Kaji Cepat yang tertuang dalam website resminya, dikutip Kamis (22/1/2026).

Lubang sinkhole terisi air dan terlihat kesan warna biru pada air. Fenomena ini pada bentang alam kars disebut Cenote. Derajat keasaman air (pH) agak asam hingga netral.

Faktor - faktor penyebab terjadinya sinkhole Situjuah:

Faktor Air

  • Suplai air yang melimpah (hujan dan air tanah) yang terus-menerus mengalir
  • Kekuatan air tanah mengikis tanah dari dalam secara perlahan

Faktor Stabilitas Tanah

- Jenis tanah di daerah ini (tuf/abu vulkanik) mudah terkikis oleh air.

- Ada jalur retakan-retakan di dalam tanah yang mempermudah proses erosi buluh.

- Perubahan tekanan rongga di bawah ambang batas toleransisehingga tidak kuat menahan beban di atasnya.

Mekanisme terjadinya sinkhole secara singkat adalah sebagai berikut:

- Sungai sudah ada di atas permukaan lapili tuf kemudian terjadi pengendapan material di atas lapili tuf dari aktivitas vulkanik seiring waktu geologi.

- Terjadi proses erosi buluh/soil piping pada sungai lama.

- Terbentuk rongga membentuk sungai bawah tanah yang semakin membesar seiring waktu geologi. 

- Secara pararel, terbentuk retakan vertikal & lubang vertikal di permukaan tanah hingga tersambung ke sungai bawah tanah.

- Gabungan faktor pemicu dari air yang mengganggu faktor stabilitas litologi mempercepat terjadinya sinkhole.

(pgr/pgr)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |